Menu ✖

Mode Gelap
Inflasi Kolaka 4,42 Persen, Bupati Minta Gerakan Pangan Murah Diperluas Ijazah Paket C Buka Peluang Kerja bagi Warga di Pomalaa Sekda Kolaka: Pemerintahan di Era Digital Harus Mengubah Cara Kerja Jejak Nikel di Pomalaa, Tanah Merah yang Tak Pernah Selesai Dibaca Zona Hitam di Tanah Merah: Industri Nikel, Ancaman Narkoba dan Perebutan Masa Depan Generasi Muda Nyamuk Hanya Butuh Genangan, Manusialah yang Menyediakannya

Bisnis

Vale Indonesia: Kepemimpinan Harus Berdampak bagi Masyarakat dan Lingkunga

badge-check


 Vale Indonesia: Kepemimpinan Harus Berdampak bagi Masyarakat dan Lingkunga Perbesar

SIBERKITA.ID MAKASSAR — Kepemimpinan perusahaan tidak cukup diukur dari pertumbuhan bisnis dan pencapaian karier. Pemimpin juga dituntut menciptakan lingkungan kerja yang inklusif serta memastikan aktivitas perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Hal itu disampaikan Chief Human Capital PT Vale Indonesia Tbk Heriyanto Agung Putra dalam Makassar Leadership Summit 2026 di Makassar, Kamis (8/10/2026). Dalam diskusi bertajuk Inclusive & Sustainable Leadership: People, Planet and Long-Term Values, Heriyanto menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia yang tangguh dan adaptif di tengah perubahan dunia usaha.

“Organisasi harus mampu membangun sumber daya manusia yang tangguh sekaligus memiliki agility atau kemampuan beradaptasi. Siapa pun bisa maju, sepanjang dia punya keinginan, energi, dan passion untuk bisa mencapai itu,” kata Heriyanto.

Menurut dia, tantangan kepemimpinan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target bisnis, tetapi juga kemampuan mengelola keberagaman di tengah perubahan dan ketidakpastian. Karena itu, perusahaan perlu menyediakan ruang yang memungkinkan setiap orang berkembang tanpa dibatasi perbedaan latar belakang maupun kondisi masing-masing.

Heriyanto mengatakan, keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas perlu menjadi bagian dari pertimbangan pemimpin dalam membangun organisasi. Di Vale Indonesia, prinsip tersebut antara lain diterapkan melalui nilai utama perusahaan yang dirangkum dalam akronim CARES, yakni Compassion, Accountability, Resilience, Excellence dan Sustainability.

Nilai-nilai tersebut menjadi landasan budaya kerja sekaligus pedoman bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan bisnis secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Sebagai nilai-nilai utama, CARES juga menjadi landasan kepemimpinan di Vale Indonesia, sehingga setiap pemimpin dapat memastikan bagaimana pertumbuhan bisnis sejalan dengan memperhatikan dampak terhadap keberlanjutan, utamanya lingkungan, ekonomi, dan sosial,” ujarnya.

Heriyanto mencontohkan, perhatian terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui upaya meminimalkan penggunaan karbon dan bahan bakar berbasis batu bara dalam proses produksi.

Menyeimbangkan Manusia, Lingkungan dan Bisnis

Dalam forum tersebut, Heriyanto menjelaskan bahwa Vale Indonesia berpegang pada prinsip People, Planet and Profit. Prinsip ini menempatkan pengelolaan sumber daya manusia, tanggung jawab terhadap lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi sebagai aspek yang perlu berjalan beriringan.

Pandangan tersebut sejalan dengan pesan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, yang menyampaikan keynote speech melalui rekaman video dari Amerika Serikat.

Jusuf Kalla mengingatkan bahwa kepemimpinan dalam tradisi Bugis-Makassar memiliki empat nilai penting, yakni macca atau kecerdasan, warani atau keberanian mengambil keputusan, getteng atau ketegasan, serta malempu atau kejujuran.

Keempat nilai tersebut, menurut Jusuf Kalla, menjadi bekal bagi pemimpin dalam mengambil keputusan dan menjalankan tanggung jawabnya. Namun, kepemimpinan juga harus diukur dari manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat di sekitar perusahaan.

“Kepemimpinan itu perlu memberi manfaat lebih luas, tidak hanya profit, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan, tumbuh bersama masyarakat, memenuhi prinsip Environment, Social, Governance- ESG,” ungkapnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak semata-mata ditentukan oleh keuntungan finansial. Dampak sosial, perlindungan lingkungan, dan tata kelola yang baik juga menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang.

Kesetaraan Lintas Generasi

Selain keberlanjutan, Heriyanto menyoroti pentingnya kesetaraan dan hubungan antargenerasi di lingkungan kerja. Menurut dia, komposisi tenaga kerja, termasuk keterwakilan perempuan dan generasi muda, dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat perkembangan keberagaman dalam organisasi.

“Untuk bisa mewujudkan kesetaraan, terdapat beberapa indikator, seperti penambahan persentase karyawan perempuan yang mengisi lingkungan kerja dan persentase anak muda atau Generasi Z yang mulai mengisi peran di perusahaan,” kata Heriyanto.

Ia menambahkan, pemenuhan indikator keberagaman dan inklusivitas diharapkan membantu perusahaan menghadapi dinamika bisnis sekaligus menjaga kekuatan internal organisasi.

Makassar Leadership Summit 2026 diselenggarakan oleh Perkumpulan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) Indonesia, APINDO Sulawesi Selatan, dan GNIK. Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pemimpin di Indonesia Timur untuk membahas kepemimpinan yang inklusif dan berkelanjutan.

PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1968. Perusahaan ini menjalankan operasi pertambangan dan pengolahan nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan, serta mengembangkan sejumlah proyek di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Suara Berbeda dari Balambano, Arpa Jaska: Sebagian Besar Warga Justru Dukung Jalur Pipa Minyak PT Vale

9 Oktober 2026 - 19:23 WITA

Vale Indonesia Dorong Kepatuhan Ketenagakerjaan 44 Perusahaan Mitra di Pomalaa

9 Oktober 2026 - 18:20 WITA

Ijazah Paket C Buka Peluang Kerja bagi Warga di Pomalaa

9 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Perluas Akses Pasar, PT Vale Dorong UMKM Lokal Lewat Rumah Oleh-Oleh Telaloa

5 Oktober 2026 - 17:52 WITA

PT Vale Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba di Tengah Mobilitas Warga Oko-oko

1 Oktober 2026 - 21:15 WITA

Trending di Bisnis