Menu ✖

Mode Gelap
Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penyidikan Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Ali Kamri Atasi Antrean BBM, Bupati Kolaka Pantau Distribusi dan Solar Bersubsidi Inflasi Kolaka 4,42 Persen, Bupati Minta Gerakan Pangan Murah Diperluas Ijazah Paket C Buka Peluang Kerja bagi Warga di Pomalaa Sekda Kolaka: Pemerintahan di Era Digital Harus Mengubah Cara Kerja

Bisnis

Vale Indonesia Buka Akses Pasar bagi UMKM Binaan di Kolaka

badge-check


 Vale Indonesia Buka Akses Pasar bagi UMKM Binaan di Kolaka Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu upaya memperluas manfaat ekonomi dari aktivitas industri pertambangan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Vale Indonesia Tbk mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar.

Upaya tersebut diwujudkan melalui PPM Expo 2026 yang diselenggarakan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Hotel Sutan Raja, Kolaka, Sabtu (17/10/2026). Mengusung tema “Berkarya dan Berdaya Bersama PT Vale Indonesia”, kegiatan ini mempertemukan kelompok usaha binaan dengan peluang pemasaran dan calon mitra bisnis.

Berbagai produk lokal ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kakao fermentasi, bubuk kakao, cokelat batangan, minyak kelapa murni, hingga aneka olahan ikan, beras organik, minuman herbal, dan kerajinan berbahan daur ulang.

Produk-produk itu berasal dari lima klaster binaan, yakni kakao dan Kelompok Wanita Tani (KWT), pesisir dan perikanan, Livelihood Restoration Program (LRP), Bank Sampah, serta beras organik dan tanaman herbal.

Head of External Relations Regional and Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma mengatakan pengembangan usaha masyarakat merupakan bagian dari kontribusi perusahaan di wilayah operasionalnya. Menurut dia, keberhasilan pemberdayaan tidak cukup diukur dari pelatihan, tetapi juga dari kemampuan pelaku usaha mengembangkan produk dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Perluasan pasar merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM. Karena itu, PPM Expo dirancang untuk mempertemukan produk kelompok binaan dengan peluang pemasaran dan kemitraan yang lebih luas,” kata Endra melalui siaran pers, Rabu (21/10/2026)

Ia menambahkan, UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah. Oleh karena itu, pembukaan akses pasar dan penguatan jejaring usaha diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Perluas Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Penguatan UMKM menjadi relevan bagi Kolaka yang perekonomiannya masih ditopang sektor pertambangan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam sambutan Bupati Kolaka, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut pada 2025 mencapai sekitar 6,9 persen. Sementara itu, sektor pertambangan berkontribusi sekitar 53 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB).

Besarnya kontribusi pertambangan menunjukkan pentingnya sektor tersebut bagi perekonomian daerah. Namun, pengembangan usaha berbasis potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan skala masyarakat, juga diperlukan untuk memperluas kesempatan ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Kolaka mengapresiasi kontribusi Vale Indonesia dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Dalam sambutan yang disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kolaka, Arifin Jamal Budi Darma, Bupati Kolaka Amri Djamaluddin menekankan pentingnya kemitraan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam membangun ekonomi yang inklusif.

“Program PPM ini merupakan wujud nyata kemitraan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” demikian petikan sambutan tersebut.

Pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk, penguatan kelompok usaha, serta pengembangan pertanian dan pengelolaan lingkungan. Langkah ini diharapkan membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pasar.

Pemberdayaan dari Desa

PPM Expo 2026 tidak hanya berfokus pada promosi produk. Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 10–15 Oktober 2026 di sejumlah desa dan kelurahan itu juga mencakup lomba masakan daerah Kolaka, pengolahan hasil perikanan, kerajinan daur ulang, serta pengembangan produk olahan kakao.

Sebanyak 50 anak dari keluarga kelompok binaan mengikuti lomba mewarnai dengan tema lingkungan, keasrian desa, dan pohon kakao. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengenalan kepedulian lingkungan kepada anak-anak sejak dini.

Di bidang pengelolaan sampah, pengurus dan nasabah dari 13 Bank Sampah Unit turut mengembangkan produk daur ulang yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi. Pendekatan ini mempertemukan upaya menjaga lingkungan dengan peluang menciptakan pendapatan bagi masyarakat.

Ke depan, Vale Indonesia berencana memperluas promosi produk UMKM binaan melalui berbagai agenda di wilayah operasional perusahaan di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Jakarta.

Perluasan promosi tersebut diharapkan dapat mempertemukan produk lokal dengan konsumen serta mitra usaha yang lebih beragam. Tantangan berikutnya ialah memastikan akses pasar yang terbuka melalui pameran dapat berlanjut menjadi transaksi, kemitraan, dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ormas di Wolo Tolak Pencabutan IUP CNI, Khawatir Ekonomi Rakyat Terdampak

23 Oktober 2026 - 16:36 WITA

Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu

23 Oktober 2026 - 11:05 WITA

Sekda Kolaka Dorong Inovasi Pertanian, Gerakan Pangan Murah Tekan Beban Masyarakat

22 Oktober 2026 - 15:55 WITA

ANTAM Kembangkan Budidaya Teripang untuk Ekonomi Biru di Kolaka

20 Oktober 2026 - 14:28 WITA

Dulu Kebasahan Saat Hujan, Kini Warga Kolaka Nikmati Rumah Layak Huni Lewat Bantuan Vale Indonesia

19 Oktober 2026 - 15:53 WITA

Trending di Bisnis