SIBERKITA.ID, KOLAKA — Hujan kerap menjadi kekhawatiran bagi Hasnah, warga Desa Huko-Huko, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Karena dalam huniannya sering kebasahan, bahkan kasur yang digunakan bersama keluarga harus diperas. Kini, kondisi tersebut berubah setelah rumahnya mendapat bantuan rehabilitasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari PT Vale Indonesia Tbk.
Hasnah menjadi salah satu penerima manfaat program rehabilitasi enam rumah yang tersebar di Desa Longgori, Desa Huko-Huko, dan Desa Pesouha. Penyerahan rumah dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa.
Rehabilitasi enam rumah tersebut berlangsung selama satu bulan sejak 23 Agustus 2026. Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-58 Vale Indonesia pada Juli 2026.
Bagi Hasnah, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan kesempatan bagi keluarganya untuk tinggal di hunian yang lebih layak dan nyaman.
“Saya sangat bersyukur bisa tinggal di rumah baru yang sebelumnya tidak terbayangkan. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Vale Indonesia,” ujar Hasnah.
Rasa syukur serupa disampaikan Sulaeman, penerima manfaat lainnya. Ia mengapresiasi bantuan rehabilitasi rumah yang diterima keluarganya dan berharap perusahaan terus diberi kelancaran dalam menjalankan aktivitasnya.
Head of External Relations Regional & Growth Vale Indonesia Endra Kusuma mengatakan, program RTLH merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Program RTLH merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi sosial, dalam hal ini melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung pembangunan masa depan yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan,” kata Endra dalam keterangan pers, Senin (19/10/2026).
Menurut Endra, program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Vale Indonesia tidak hanya berfokus pada perbaikan hunian. Perusahaan juga mengembangkan kontribusi sosial melalui bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Kolaborasi Rehabilitasi Rumah
Pembangunan dan rehabilitasi enam rumah tersebut dilakukan melalui kolaborasi Vale Indonesia dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat. Kerja sama lintas pihak dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Komandan Kodim 1412/Kolaka Letkol Inf. Choky Gunawan mengapresiasi kontribusi Vale Indonesia melalui berbagai program sosial di Kabupaten Kolaka.
Menurut Choky, kontribusi perusahaan di wilayah tersebut mencakup perbaikan fasilitas umum, dukungan penanganan dampak banjir, penghijauan, hingga perbaikan rumah warga.
“Selama bertugas di wilayah ini, kami melihat berbagai inisiatif perusahaan. Kami juga melihat respons Vale Indonesia cukup cepat dalam berkolaborasi dengan kami, pemerintah daerah, serta perusahaan-perusahaan lain,” ujarnya.
Vale Indonesia merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel yang beroperasi di Indonesia sejak 1968. Perusahaan tersebut merupakan bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) dan tengah mengembangkan sejumlah proyek pertumbuhan, termasuk di Sulawesi Tenggara.
Melalui program rehabilitasi RTLH, perusahaan berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Bagi penerima manfaat seperti Hasnah, hasil program tersebut terasa dalam hal paling mendasar: memiliki rumah yang lebih layak untuk berlindung dan menjalani kehidupan bersama keluarga.(*)




























