Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kampus

Tingkatkan Profesionalisme Guru, TPKM USN Gelar Pemberdayaan Pengajar SMAN 1 Lasolo

badge-check


 Tingkatkan Profesionalisme Guru, TPKM USN Gelar Pemberdayaan Pengajar SMAN 1 Lasolo Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (TPKM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggagas program pemberdayaan alumni CS50X Harvard University dalam bentuk peer teaching pengembangan bahan instruksional berbasis aplikasi sederhana di SMAN 1 Lasolo, Konawe Utara.

Program pemberdayaan ini bertjuan untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar sekaligus meminimalisir kesenjangan pengetahuan teknologi di SMA di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Alumni CS50X Harvard University Kamria mengatakan, kegiatan tersebut memberi peluang pengimbasan dari program beasiswa internasional dari  Kemendikbud yang telah diikutinya.

“TPKM memberi ruang bagi SMA Negeri 1 Lasolo melakukan refleksi pembelajaran sebagai mana tuntutan dari Kurikulum Merdeka Belajar,” ujarnya.

Sementara itu,  ketua TPKM USN Kolaka Roslina mengatakan, program ini terdorong oleh rasa kekahwatiran dari fenomena praktik pengembangan bahan instruksional tanpa melalui langkah-langkah ilmiah.

“Pada umumnya bahan instruksional dikembangkan hanya dengan melihat pola atau pun model yang telah ada.  Sehingga, marak ditemukan sejumah bahan instruksional yang secara struktur telah layak tetapi substansi materi, bahasa, dan kelayakan desain sebagai bahan instruksional masih dipertanyakan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) sangat selaras dengan program Merdeka Belajar salah satunya pengimbasan program CS50X Harvard University Kemendikbud, yang dikhususkan untuk membekali guru pengetahuan teknologi pembelajaran dan juga sejalan pemenuhan standar peran pendidik, dalam mewujudkan satuan pendidikan berkualitas dari perspektif instrumen akreidtasi pendidikan dasar dan menegah Tahun 2024.

‘Selain itu, tim pelaksana memperkaya pelatihan melalui ateri pengenalan kebutuhan peserta didik berbasis STIFIn. Hal ini sengaja dilakukan mengingat pentingnya kedudukan pendidikan inklusifitas dan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka.  Sedangkan melalui STIFIn, baik guru ataupun orang tua dapat dengan mudah mengenali potensi minat dan bakat peserta didiknya,” jelasnya.

Peserta mengakui bahwa pelatihan tersebut sangat menjawab kegelisahan mereka dalam menjalankan peran sebagai pendidik yang sesuai dengan tuntutan kurikulum merdeka.

Untuk diketahui, kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 September hingga 13 September 2024 di SMA Negeri 1 Lasolo melalui FGD, ceramah, dan praktik lapang.  Pendampingan dari Dr. Kamria diarahkan dalam pengembangan bahan instruksional pada aplikasi Google Site yang terintegrasi dengan akun belajar kurikulum merdeka.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

USN Kolaka Wakili Sutra di PEKSIMINAS XVIII 2026 Cabang Seni Tari

9 September 2026 - 16:11 WITA

Usai KKN, Mahasiswa USN Kolaka Tinggalkan Jejak Digital di Wakea Kea

7 September 2026 - 08:59 WITA

Kado untuk Rektor Baru, Dua Prodi FISIE USN Kolaka Raih Akreditasi Unggul

3 September 2026 - 05:57 WITA

Trending di Kampus