Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Bisnis

PT Vale Raih Gold Award Asia ESG Positive Impact Awards 2025 untuk “Biodiversity Conservation”

badge-check


 PT Vale Raih Gold Award Asia ESG Positive Impact Awards 2025 untuk “Biodiversity Conservation” Perbesar

SIBERKITA.ID, MALILI — Sebagai bagian dari MIND ID dan mitra strategis pemerintah dalam mendorong hilirisasi serta pembangunan berkelanjutan di sektor energi dan sumber daya mineral, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menorehkan prestasi internasional. Perseroan meraih Gold Award dalam kategori Biodiversity Conservation pada ajang Asia ESG Positive Impact Awards 2025 (PIA 2025) yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Penghargaan ini dianugerahkan untuk program unggulan PT Vale, Kehati Lutim Bersinergi, yang dinilai berhasil menjadi model nasional konservasi keanekaragaman hayati berbasis sains dan kolaborasi multi-pihak di kawasan tambang.

Asia ESG Positive Impact Awards merupakan ajang penghargaan regional yang mengapresiasi perusahaan-perusahaan dengan dampak nyata terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola di kawasan Asia. Tahun ini, sejumlah pemenang asal Indonesia tampil menonjol—termasuk PT Vale Indonesia, yang sebelumnya juga meraih Lestari Awards 2025 dari KG Media untuk program Kehati Lutim Bersinergi. Kehadiran mereka di panggung Asia ESG PIA menegaskan pengakuan internasional terhadap kiprah Indonesia dalam mendorong praktik keberlanjutan.

Dalam keterangannya, Budiawansyah, Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, menyampaikan “Penghargaan ini bukan sekadar hadiah, ini adalah panggilan untuk bertindak. Dunia membutuhkan pertambangan yang bertanggung jawab dan alam yang terjaga.”

 

“Kehati Lutim Bersinergi” — Dari Ekosistem Terdegradasi ke Model Nasional

Program Kehati Lutim Bersinergi merupakan inisiatif konservasi keanekaragaman hayati terpadu yang digagas oleh PT Vale di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Program ini dirancang untuk memulihkan ekosistem pascatambang dan memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan nature-based solutions.

Melibatkan pemerintah daerah, akademisi, koperasi petani, dan masyarakat lokal, program ini memulihkan fungsi ekologis lahan dan menciptakan keseimbangan antara aktivitas tambang dan konservasi.

Fokus utama program meliputi:

• Reforestasi lahan pascatambang dengan spesies endemik Sulawesi seperti Dillenia serrata (Dengen), Diospyros celebica (Ebony), dan Kjelbergiodendron celebicum (Tembeuwa).

• Konservasi satwa dan spesies endemik, termasuk Rusa Timorensis dan kupu-kupu Cethosia myrina melalui inovasi KOKKUBI (Konservasi Kupu-Kupu Binaan).

• Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas ±10.000 hektare di 13 kecamatan di luar konsesi tambang untuk menjaga ketahanan air dan mengurangi erosi.

• Pemberdayaan masyarakat lokal melalui pelatihan, penyerapan tenaga kerja, dan pengelolaan persemaian endemik.

Program ini dijalankan secara bertahap, mulai dari riset dasar (2017–2019), desain dan uji inovasi (2020), hingga implementasi lapangan dan monitoring berkelanjutan (2021–sekarang).

 

Inovasi dan Dampak Nyata

Kehati Lutim Bersinergi menghadirkan inovasi yang menjadi terobosan di sektor pertambangan Indonesia;

1. Pertama, Metode Rootballed untuk Rehabilitasi Cepat

Bibit ditanam bersama tanah aslinya (rootball) untuk menjaga mikroorganisme alami, mempercepat pertumbuhan, dan memperpendek waktu pemulihan ekosistem hingga 3–4 tahun.

2. KOKKUBI (Konservasi Kupu-Kupu Binaan)

Rekayasa ekologis yang menciptakan habitat kupu-kupu Cethosia myrina dengan kombinasi tanaman inang dan tanaman nektar, serta desain mikrohabitat alami.

Hasilnya, PT Vale telah menanam lebih dari 4 juta pohon, merehabilitasi 10.000 hektare lahan kritis, dan meningkatkan indeks keanekaragaman hayati (Shannon-Wiener Index) flora hingga 3.0 dan fauna hingga 2.85—indikator ekosistem yang sehat dan stabil.

Selain itu, program penangkaran Rusa Timor bekerja sama dengan BKSDA telah berhasil membiakkan 55 individu sejak 2008, di mana sebagian telah dilepasliarkan ke habitat alamnya.

 

Sinergi Kolaboratif dan Kepemimpinan Berkelanjutan

Keberhasilan program ini tidak lepas dari komitmen lintas fungsi dan kemitraan berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Dinas Kehutanan Sulawesi Selatan memberikan dukungan regulasi, sementara Universitas Hasanuddin berkontribusi dalam riset ilmiah dan pemantauan.

Koperasi petani seperti KSU Mitra Masyarakat Alam (MMA) menjadi pelaksana utama reforestasi dan persemaian, melibatkan lebih dari 300 warga lokal yang kini menjadi penjaga sekaligus pelaku konservasi.

“Keberlanjutan tidak bisa dilakukan sendirian,” lanjut Budiawansyah. “Melalui program ini, kami belajar bahwa sinergi antara sains, kebijakan, dan masyarakat adalah kunci menjaga bumi tanpa mengorbankan pembangunan.”

 

Dari Luwu Timur untuk Dunia

Keberhasilan Kehati Lutim Bersinergi mengantarkan PT Vale Indonesia menjadi penerima ganda penghargaan lingkungan 2025—baik di tingkat nasional melalui Lestari Awards 2025 maupun di panggung regional Asia melalui Asia ESG Positive Impact Awards 2025.

Kedua pengakuan ini menegaskan peran PT Vale sebagai pelopor pertambangan berkelanjutan yang memelihara alam dan manusia, sekaligus bukti bahwa inovasi konservasi berbasis komunitas dari Luwu Timur mampu memberi inspirasi hingga tingkat global.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Promosi Kesehatan di Desa Puubenua, Aksi Nyata PT Vale Perkuat Peran Puskesmas Baula Tekan Ancaman DBD

18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale, Dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 19:12 WITA

PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia, Tegaskan Budaya Kerja Berpusat pada Manusia

8 Juni 2026 - 15:23 WITA

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali

7 Juni 2026 - 20:35 WITA

Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi

2 Juni 2026 - 15:23 WITA

Trending di Bisnis