SIBERKITA.ID, KOLAKA — Hubungan antara dunia usaha dan aparat keamanan tidak hanya dibangun melalui forum resmi atau rapat koordinasi. Di Lapangan Patepo, Kelurahan Kumoro, Pomalaa, Jumat (3/7/2026), kebersamaan justru dirawat melalui langkah-langkah kecil yang sederhana: berlari bersama, bertanding dengan penuh sportivitas, lalu berbincang dalam suasana akrab.
Itulah semangat yang mewarnai kegiatan olahraga bersama yang digelar PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka bersama jajaran TNI, Polri, serta unsur aparat penegak hukum. Lebih dari sekadar aktivitas menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi ruang membangun komunikasi yang lebih cair sekaligus memperkuat kepercayaan di antara para pemangku kepentingan.
Bagi perusahaan yang beroperasi di sektor pertambangan, hubungan yang harmonis dengan aparat keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas operasional. Namun, sinergi yang kokoh tidak lahir hanya dari koordinasi formal. Ia tumbuh melalui interaksi intens, saling memahami peran, serta komitmen untuk menjaga situasi aman dan kondusif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan joging bersama, dilanjutkan pertandingan persahabatan dan ramah tamah. Suasana hangat dan penuh keakraban mencerminkan semangat kolaborasi yang selama ini telah terjalin antara perusahaan dan aparat keamanan.
Kolaka CSR & External Relations Bureau Head PT ANTAM UBPN Kolaka, Bambang Tri Ariwibowo, mengatakan olahraga bersama menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

“Sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama aparat keamanan merupakan modal penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan harmonis dapat terus terjaga sehingga tercipta kerja sama yang semakin solid di masa mendatang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri antara lain oleh Kapolsek Pomalaa, Danramil 02 Wundulako, Subdenpom Kolaka, unsur Objek Vital Nasional (Obvitnas), serta personel aparat penegak hukum lainnya. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa kemitraan antara perusahaan dan aparat tidak berhenti pada aspek pengamanan, tetapi juga berkembang menjadi hubungan kelembagaan yang saling mendukung.
Perwakilan aparat keamanan memberikan apresiasi atas inisiatif perusahaan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurut mereka, olahraga bersama menjadi media yang efektif untuk memperkuat komunikasi, membangun rasa saling percaya, serta meningkatkan koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan operasional maupun lingkungan sekitar.
Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan, aspek keamanan dan hubungan sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan investasi. Karena itu, kolaborasi yang dibangun tidak hanya bertujuan menciptakan rasa aman bagi aktivitas perusahaan, tetapi juga memberikan kepastian bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Bagi ANTAM, kegiatan ini kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan. Sebab, sinergi bukan sekadar slogan, melainkan fondasi penting untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.(*)
































