Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kampus

Mahasiswa KKN USN Kolaka Latih Petani Tinukari Bikin Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras

badge-check


 Mahasiswa KKN USN Kolaka Latih Petani Tinukari Bikin Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID KOLAKA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka angkatan XII tahun 2025 mengenalkan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar air cucian beras kepada petani di desa Tinukari, kecamatan Wawo, kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Dosen Pembimbing Lapangan (PDL) Mahasiswa KKN USN Kolaka di desa Tinukari, Irabiah menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja para mahasiswa yang dilaksanakan di halaman rumah kepala desa Tinukari, Jumat (8/8/2025).

“Kegiatan ini mengusung tema ‘Meningkatkan Ketahanan Pangan dengan Menggunakan Pupuk Organik’, yang menjadi wujud komitmen mahasiswa KKN dalam mendukung terwujudnya pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah pedesaan,” kata Irabiah, Selasa (12/8/2025).

Dia mengatakan, para peserta terdiri dari masyarakat, petani, dan ibu rumah tangga. Mereka diperkenalkan teknik pembuatan pupuk organik cair memanfaatkan air cucian beras, yang selama ini kerap dibuang tanpa dimanfaatkan.

Materi yang disampaikan mencakup proses fermentasi, takaran bahan, waktu pengolahan, serta cara aplikasi POC pada berbagai jenis tanaman.

Selain penjelasan teknis, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai manfaat POC, antara lain meningkatkan pertumbuhan tanaman, merangsang proses pembungaan dan pembuahan, memperbaiki kesuburan tanah, meningkatkan hasil panen, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berpotensi merusak lingkungan.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab, serta partisipasi aktif dalam praktik langsung pembuatan POC.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong petani untuk mengadopsi dan mengembangkan teknologi sederhana namun bermanfaat, sehingga dapat menekan biaya produksi pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Program ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal serta memberdayakan masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber daya yang ada di sekitar mereka,” imbuhnya.(*).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

USN Kolaka Wakili Sutra di PEKSIMINAS XVIII 2026 Cabang Seni Tari

9 September 2026 - 16:11 WITA

Usai KKN, Mahasiswa USN Kolaka Tinggalkan Jejak Digital di Wakea Kea

7 September 2026 - 08:59 WITA

Kado untuk Rektor Baru, Dua Prodi FISIE USN Kolaka Raih Akreditasi Unggul

3 September 2026 - 05:57 WITA

FISIE USN Kolaka Perkuat Sinergi Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja melalui PKS dan Campus Rekrutmen

1 September 2026 - 12:53 WITA

USN Kolaka dan ANTAM Siapkan Mekongga Entrepreneur Summit 2026, Bidik Anugerah Diktisaintek 2027

1 September 2026 - 12:14 WITA

Trending di Kampus