Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Headline

Keluarga Ambil Paksa Pasien Covid yang Meninggal, Tim Gustas Kolaka Tidak Bisa Berbuat Apa-apa

badge-check


 dr. Muhammad Aris Perbesar

dr. Muhammad Aris

dr. Muhammad Aris

SIBERKITA.COM, KOLAKA– Tim Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka kembali menemui tantangan berat dalam penanganan pasien positif corona.

Kali ini tim Gustas yang diketuai langsung Bupati Kolaka Ahmad Safei harus “berjibaku” dengan pikak keluarga pasien penderita Covid-19 meninggal, Jumat malam (30/7/2021).

Dalam keterangannya melalui pesan whatsapp grup, Sabtu (31/7/2021) Juru Bicara Gustas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka dr Muhammad Aris mengungkapkan terjadinya ketegangan antara pihak keluarga pasien dengan tim Gustas.

“Pasien meninggal positif covid 19 tadi malam dibawa paksa oleh keluarga, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Aris singkat.

Dari tangkapan foto yang diunggah digrup whatsapp, Aris menunjukkan tangkapan foto terkait identitas dan status penanganan pasien berusia 22 tahun tersebut sejak masuk IGD, skrining PCR swab tanggal 24 Juli hingga tindakan medis tanggal 26 Juli di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka.

Dalam ungkapan  gambar rekam medis terlihat catatan bahwa sebelumnya pasien perempuan, warga kecamatan Kolaka itu sempat menjalani pemeriksaan di Puskesmas Kolaka, sebelum akhirnya dirujuk ke RSBG.

Dalam pesannya melalui grup whatsapp tersebut, Juru Bicara Gustas Covid-19 Kabupaten Kolaka yang juga Ketua IDI Kabupaten Kolaka itu tidak banyak memberi komentar.

Muhammad Aris hanya mengucapkan kalimat singkat. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Harap berhati-hati,” katanya.(eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih

3 Juni 2026 - 09:39 WITA

Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi

2 Juni 2026 - 15:23 WITA

Trending di Bisnis