Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Headline

Keluarga Ambil Paksa Pasien Covid yang Meninggal, Tim Gustas Kolaka Tidak Bisa Berbuat Apa-apa

badge-check


 dr. Muhammad Aris Perbesar

dr. Muhammad Aris

dr. Muhammad Aris

SIBERKITA.COM, KOLAKA– Tim Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka kembali menemui tantangan berat dalam penanganan pasien positif corona.

Kali ini tim Gustas yang diketuai langsung Bupati Kolaka Ahmad Safei harus “berjibaku” dengan pikak keluarga pasien penderita Covid-19 meninggal, Jumat malam (30/7/2021).

Dalam keterangannya melalui pesan whatsapp grup, Sabtu (31/7/2021) Juru Bicara Gustas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka dr Muhammad Aris mengungkapkan terjadinya ketegangan antara pihak keluarga pasien dengan tim Gustas.

“Pasien meninggal positif covid 19 tadi malam dibawa paksa oleh keluarga, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Aris singkat.

Dari tangkapan foto yang diunggah digrup whatsapp, Aris menunjukkan tangkapan foto terkait identitas dan status penanganan pasien berusia 22 tahun tersebut sejak masuk IGD, skrining PCR swab tanggal 24 Juli hingga tindakan medis tanggal 26 Juli di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka.

Dalam ungkapan  gambar rekam medis terlihat catatan bahwa sebelumnya pasien perempuan, warga kecamatan Kolaka itu sempat menjalani pemeriksaan di Puskesmas Kolaka, sebelum akhirnya dirujuk ke RSBG.

Dalam pesannya melalui grup whatsapp tersebut, Juru Bicara Gustas Covid-19 Kabupaten Kolaka yang juga Ketua IDI Kabupaten Kolaka itu tidak banyak memberi komentar.

Muhammad Aris hanya mengucapkan kalimat singkat. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Harap berhati-hati,” katanya.(eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka

24 Agustus 2026 - 13:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Trending di Bisnis