Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

Kejati Sultra dan PWI Silaturahmi Merawat Kolaborasi 

badge-check


 Kejati Sultra dan PWI Silaturahmi Merawat Kolaborasi  Perbesar

Laporan: Abdul Saban 

SIBERKITA.ID, KENDARI – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memiliki pandangan yang sama untuk merawat kolaborasi mewujudkan kerja profesional dan bertanggungjawab.

“Korps Adhyaksa dan insan pers saling membutuhkan. Pers membutuhkan data dan informasi untuk bahan pemberitaan sedangkan Kejaksaan membutuhkan pers untuk publikasi,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Dr. Abd. Qohar Affandi, S.H., M.H.

Oleh karena itu, siapa pun pimpinan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara kolaborasi menjadi penting untuk tetap dirawat sehingga berkelanjutan.

Kesamaan pandangan tersebut terungkap saat silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, Dr. Abd. Qohar Affandi, S.H., M.H. pada Jumat (8/8).

Perbincangan sekitar dua jam oleh Ketua PWI Sultra Sarjono didampingi Abd Azis (Dewan Kehormatan), Dr Umar Marhum (Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI) dan Kalvin serta Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sultra Muhammad Ilham, SH MH.

Abd. Qohar, yang baru saja menjabat menggantikan Dr. Hendro Dewanto, menyambut baik kunjungan PWI Sultra.

Ia mengungkapkan bahwa jajaran Kejati Sultra membutuhkan peran pers yang profesional dan bertanggungjawab.

“Kami membutuhkan wartawan, institusi Adhyaksa sangat dekat dengan wartawan. Tapi dengan catatan wartawan yang menaati aturan perundang-undangan,” tegasnya.

Abd. Qohar memahami bahwa profesi wartawan tidaklah mudah sehingga harus memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas seiring kompleksnya tuntutan publik yang makin kritis.

“Profesi wartawan diatur undang-undang, kode etik dan pedoman pemberitaan.

Sumber daya jaksa di Kejati Sultra yang jumlahnya 56 orang terasa kurang dibandingkan dengan potensi perkara yang ditangani.

Dalam keadaan demikian, peran pers menjadi sangat penting untuk membantu menyebarkan informasi bahwa penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi selain Kejaksaan juga ada Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua PWI Sultra, Sarjono, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan mempererat kemitraan demi terwujudnya saling menghormati dalam menjalankan tanggungjawab publik.

Ia menyadari bahwa di era banjir informasi, jurnalisme yang bermartabat dan mencerdaskan sangat dibutuhkan.

Oleh karena itu, PWI Sultra terus berupaya memperkuat organisasi dengan membentuk pengurus di tingkat kabupaten dan meningkatkan kapasitas wartawan anggota PWI.

Saat ini, kepengurusan PWI tingkat kabupaten/kota telah terbentuk di Kota Bau Bau, Kabupaten Wakatobi, Buton Utara, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe dan Kolaka.

“Yang menilai secara obyektif kerja-kerja wartawan adalah pihak luar, termasuk Kejaksaan. PWI mengharapkan kritik dan saran yang obyektif dari masyarakat untuk mewujudkan profesi kewartawanan yang bertanggungjawab,” kata Sarjono.

Mengenai adanya oknum yang mencoreng profesi kewartawanan karena melakukan perbuatan tercelah sepenuhnya menjadi tanggungjawab pribadi yang bersangkutan.

“Yang mencoreng kehormatan profesi adalah mereka-mereka yang menyalahgunakan profesi kewartawanan untuk memenuhi dahaga sesaat. Ini menjadi keprihatinan dan meresahkan,” ujar Sarjono.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka

24 Agustus 2026 - 13:21 WITA

Syarifuddin Tundreng Resmi Pimpin USN Kolaka, Kampus Didorong Makin Adaptif dan Berdampak

18 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga

12 Agustus 2026 - 15:34 WITA

Trending di Bisnis