Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Jejak Hijau dari Bahomotefe, PT Vale Teguhkan Komitmen Berkelanjutan Lewat Aksi Nyata 

badge-check


 Jejak Hijau dari Bahomotefe, PT Vale Teguhkan Komitmen Berkelanjutan Lewat Aksi Nyata  Perbesar

SIBERKITA.ID, BUNGKU — Pagi itu, deru ombak di pesisir Jetty Port Bahomotefe, Sulawesi Tengah, berpadu dengan gerak serentak puluhan tangan yang menanam bibit mangrove di sepanjang garis pantai. Di sela aktivitas industri yang tak pernah benar-benar berhenti, ruang bagi alam kembali dihidupkan—pelan, namun pasti.

Memperingati Hari Bumi Sedunia 2026, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menggelar penanaman pohon dan aksi bersih pantai di kawasan tersebut, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi penanda bahwa komitmen keberlanjutan tak berhenti pada wacana, melainkan diterjemahkan dalam langkah konkret di lapangan.

Ratusan pohon ditanam, terdiri dari mangrove, kayu angin, ketapang, hingga kelapa—vegetasi yang dipilih karena kesesuaiannya dengan karakter pesisir sekaligus nilai ekologisnya. Mangrove, khususnya, menjadi fokus utama. Tanaman ini tak hanya dikenal sebagai benteng alami penahan abrasi, tetapi juga penyerap karbon yang efektif, sekaligus habitat bagi beragam biota pesisir.

Di lokasi yang sama, para karyawan dan kontraktor mitra kerja juga menyusuri garis pantai, mengumpulkan sampah yang berpotensi mencemari laut. Plastik, potongan kayu, hingga limbah domestik dipilah untuk memastikan pengelolaan yang lebih bertanggung jawab. Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar menciptakan kawasan pesisir yang bersih, sekaligus menjaga kualitas lingkungan di sekitar area operasional perusahaan.

Head of Bahodopi Operation PT Vale, Wafir, menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi merupakan momentum refleksi sekaligus aksi. “Menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan perlindungan lingkungan harus diwujudkan melalui langkah konkret dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanaman pohon, aksi bersih pantai, hingga kampanye hemat energi menjadi satu kesatuan upaya perusahaan dalam memastikan operasional tetap selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan.

Tak berhenti pada kegiatan lapangan, perusahaan juga menggencarkan kampanye internal terkait efisiensi penggunaan air dan energi. Karyawan didorong untuk menerapkan kebiasaan sederhana, mulai dari penggunaan listrik secara bijak hingga pengurangan pemborosan energi dalam aktivitas sehari-hari.

Langkah tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi fondasi strategi perusahaan. Bagi PT Vale, keberhasilan program keberlanjutan tidak semata ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga partisipasi aktif seluruh elemen perusahaan.

Dari pesisir Bahomotefe, pesan itu mengalir: bahwa perubahan besar kerap bermula dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Di tengah tekanan kebutuhan industri, upaya menjaga keseimbangan dengan alam menjadi pekerjaan yang tak bisa ditunda—demi hari ini, dan generasi yang akan datang.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis