Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Headline

Dari Laboratorium USN Kolaka, Asa Pendidikan Unggul Diuji

badge-check


 Dari Laboratorium USN Kolaka, Asa Pendidikan Unggul Diuji Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Pagi itu, deretan komputer di Laboratorium Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menyala serempak. Di hadapannya, puluhan pelajar duduk dengan raut tegang sekaligus penuh harap. Mereka datang dari berbagai penjuru Sulawesi Tenggara, membawa satu tujuan: menembus seleksi SMA Unggul Garuda, pintu menuju pendidikan yang mereka impikan.

Sebanyak 45 peserta dari Kabupaten Kolaka, Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, hingga Kabupaten Bombana mengikuti ujian berbasis komputer (computer based test/CBT) yang digelar, Kamis (16/4/2026). Bagi mereka, ruang laboratorium itu bukan sekadar tempat ujian, melainkan titik awal perjalanan baru.

Program SMA Unggul Garuda yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, menjadi simbol harapan akan pemerataan akses pendidikan berkualitas. Di daerah, peluang semacam ini kerap menjadi momentum langka yang dinanti para pelajar berprestasi.

Di balik layar, persiapan teknis dilakukan dengan cermat. Ketua UPA TIK USN Kolaka, Ilham Tahir, bersama tim memastikan setiap perangkat bekerja optimal—mulai dari komputer, server, hingga jaringan internet.

“Stabilitas sistem menjadi kunci. Kami ingin peserta bisa fokus pada soal, bukan pada kendala teknis,” ujar Ilham.

Namun, lebih dari sekadar kelancaran teknis, pelaksanaan CBT ini menghadirkan gambaran tentang perubahan wajah pendidikan. Proses seleksi yang kini berbasis digital tidak hanya menjanjikan efisiensi, tetapi juga membuka ruang bagi penilaian yang lebih objektif dan transparan.

Di tengah keterbatasan yang masih dihadapi sebagian daerah, keberadaan fasilitas laboratorium di USN Kolaka menjadi penopang penting. Kampus hadir bukan hanya sebagai ruang akademik, tetapi juga sebagai simpul harapan yang menghubungkan kebijakan nasional dengan realitas di daerah.

Bagi para peserta, waktu yang terus berjalan di layar komputer terasa begitu menentukan. Setiap klik jawaban adalah ikhtiar kecil menuju masa depan yang lebih besar.

Dari ruang-ruang laboratorium sederhana di USN Kolaka, harapan itu diuji—dan, perlahan, masa depan mulai dirajut.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

USN Kolaka Wakili Sutra di PEKSIMINAS XVIII 2026 Cabang Seni Tari

9 September 2026 - 16:11 WITA

Usai KKN, Mahasiswa USN Kolaka Tinggalkan Jejak Digital di Wakea Kea

7 September 2026 - 08:59 WITA

Kado untuk Rektor Baru, Dua Prodi FISIE USN Kolaka Raih Akreditasi Unggul

3 September 2026 - 05:57 WITA

Trending di Kampus