Menu ✖

Mode Gelap
Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penyidikan Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Ali Kamri Atasi Antrean BBM, Bupati Kolaka Pantau Distribusi dan Solar Bersubsidi

Headline

Dari Laboratorium USN Kolaka, Asa Pendidikan Unggul Diuji

badge-check


 Dari Laboratorium USN Kolaka, Asa Pendidikan Unggul Diuji Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Pagi itu, deretan komputer di Laboratorium Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menyala serempak. Di hadapannya, puluhan pelajar duduk dengan raut tegang sekaligus penuh harap. Mereka datang dari berbagai penjuru Sulawesi Tenggara, membawa satu tujuan: menembus seleksi SMA Unggul Garuda, pintu menuju pendidikan yang mereka impikan.

Sebanyak 45 peserta dari Kabupaten Kolaka, Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, hingga Kabupaten Bombana mengikuti ujian berbasis komputer (computer based test/CBT) yang digelar, Kamis (16/4/2026). Bagi mereka, ruang laboratorium itu bukan sekadar tempat ujian, melainkan titik awal perjalanan baru.

Program SMA Unggul Garuda yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, menjadi simbol harapan akan pemerataan akses pendidikan berkualitas. Di daerah, peluang semacam ini kerap menjadi momentum langka yang dinanti para pelajar berprestasi.

Di balik layar, persiapan teknis dilakukan dengan cermat. Ketua UPA TIK USN Kolaka, Ilham Tahir, bersama tim memastikan setiap perangkat bekerja optimal—mulai dari komputer, server, hingga jaringan internet.

“Stabilitas sistem menjadi kunci. Kami ingin peserta bisa fokus pada soal, bukan pada kendala teknis,” ujar Ilham.

Namun, lebih dari sekadar kelancaran teknis, pelaksanaan CBT ini menghadirkan gambaran tentang perubahan wajah pendidikan. Proses seleksi yang kini berbasis digital tidak hanya menjanjikan efisiensi, tetapi juga membuka ruang bagi penilaian yang lebih objektif dan transparan.

Di tengah keterbatasan yang masih dihadapi sebagian daerah, keberadaan fasilitas laboratorium di USN Kolaka menjadi penopang penting. Kampus hadir bukan hanya sebagai ruang akademik, tetapi juga sebagai simpul harapan yang menghubungkan kebijakan nasional dengan realitas di daerah.

Bagi para peserta, waktu yang terus berjalan di layar komputer terasa begitu menentukan. Setiap klik jawaban adalah ikhtiar kecil menuju masa depan yang lebih besar.

Dari ruang-ruang laboratorium sederhana di USN Kolaka, harapan itu diuji—dan, perlahan, masa depan mulai dirajut.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani

1 November 2026 - 17:34 WITA

Menperin Resmikan Gerbang USN Kolaka, Dorong Penganggaran Kampus Lewat DPR RI

1 November 2026 - 10:07 WITA

Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

30 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Kerjasama dengan PT PKSS, Buka Peluang Alumni USN Kolaka Bisa Berkarier di BRI 

29 Oktober 2026 - 15:25 WITA

FISIEPRENEUR USN Kolaka Tembus 50 Tenant, Mahasiswa Didorong Jadi Pencipta Kerja

28 Oktober 2026 - 15:48 WITA

Trending di Kampus