Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Bisnis

Kinerja Solid di Tengah Tekanan Produksi, PT Vale Bukukan Lonjakan Laba Triwulan Pertama

badge-check


 Kinerja Solid di Tengah Tekanan Produksi, PT Vale Bukukan Lonjakan Laba Triwulan Pertama Perbesar

SIBERKITA.ID, JAKARTA — PT Vale Indonesia Tbk mencatat kinerja keuangan yang tetap kuat pada triwulan pertama 2026, meskipun produksi nikel mengalami penurunan seiring agenda pemeliharaan terencana. Perusahaan justru mampu mendongkrak laba secara signifikan, ditopang kenaikan harga nikel global dan efisiensi operasional.

Dalam laporan kinerja yang dirilis Selasa (29/4/2026), produksi nikel dalam matte tercatat sebesar 13.620 metrik ton, turun dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 17.052 ton. Penurunan ini disebut sebagai bagian dari strategi optimalisasi, termasuk pembangunan kembali Furnace 3 yang dijadwalkan rampung pada semester pertama tahun ini.

Kendati demikian, dari sisi keuangan, kinerja perseroan justru menguat. Pendapatan tercatat sebesar 252,7 juta dollar AS, sementara laba bersih melonjak 85 persen secara triwulanan menjadi 43,6 juta dollar AS. EBITDA juga tumbuh 29 persen menjadi 80,1 juta dollar AS.

Kinerja tersebut tidak lepas dari membaiknya harga nikel dunia. Sepanjang periode ini, harga rata-rata nikel matte mencapai 14.213 dollar AS per ton, naik sekitar 15 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Direktur Utama dan CEO PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan perseroan tetap mampu menjaga margin positif di tengah tantangan operasional. Selain itu, perusahaan mulai memperluas sumber pendapatan melalui penjualan bijih nikel limonit dari blok Pomalaa.

“Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat diversifikasi pendapatan dan keberlanjutan bisnis ke depan,” ujarnya.

Sepanjang awal 2026, PT Vale juga mencatat kemajuan strategis dengan mulai mengoperasikan tiga blok tambang secara simultan, yakni Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa. Bahkan, penjualan perdana limonit dari Pomalaa telah dilakukan, menandai ekspansi portofolio komersial perseroan.

Dari sisi biaya, perusahaan menjaga efisiensi dengan biaya tunai produksi nikel matte sebesar 10.382 dollar AS per ton. Meski sedikit meningkat, angka ini dinilai masih kompetitif di tengah kenaikan harga input energi dan bahan bakar.

Untuk mendukung ekspansi, PT Vale mengalokasikan belanja modal sebesar 139 juta dollar AS pada triwulan ini. Di saat yang sama, perseroan juga memperkuat pembiayaan berkelanjutan melalui penandatanganan pinjaman berbasis ESG senilai 750 juta dollar AS—yang diklaim sebagai yang pertama di sektor pertambangan Asia Tenggara.

Ke depan, perseroan optimistis dapat meningkatkan kinerja seiring tren harga nikel yang diperkirakan tetap menguat serta peningkatan volume produksi. Target produksi tahun penuh 2026 dipatok sebesar 67.645 ton, dengan potensi efisiensi lebih lanjut dari skala operasi yang semakin besar.

Dengan kombinasi strategi efisiensi, ekspansi tambang, dan diversifikasi produk, PT Vale menegaskan posisinya dalam menghadapi dinamika industri nikel global yang kian kompetitif.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Produksi Pulih, Laba PT Vale Melonjak; Hilirisasi Nikel Masuk Fase Penentu

30 Juli 2026 - 11:08 WITA

Pekan Raya ANTAM Jadi Etalase UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal Kolaka

29 Juli 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Semangat Tangguh dan Bertanggung Jawab, PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel

27 Juli 2026 - 11:08 WITA

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:03 WITA

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 22:30 WITA

Trending di Bisnis