Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Menavigasi Tantangan, Menghadirkan Dampak: Perjalanan ESG PT Vale Menguat pada 2025

badge-check


 Menavigasi Tantangan, Menghadirkan Dampak: Perjalanan ESG PT Vale Menguat pada 2025 Perbesar

SIBERKITA.ID, JAKARTA – Tahun 2025 menjadi babak penting bagi PT Vale Indonesia Tbk dalam menghadapi kompleksitas industri sekaligus memperkuat keberlanjutan sebagai fondasi strategi bisnis jangka panjang. Di tengah meningkatnya ekspektasi global terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab, perusahaan ini berhasil mengubah tantangan menjadi kemajuan terukur dengan menempatkan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) bukan sebagai agenda terpisah, melainkan sebagai pendorong utama penciptaan nilai jangka panjang.

Komitmen ini tercermin dalam Laporan Keberlanjutan 2025 dan Laporan Tahunan 2025 PT Vale Indonesia Tbk yang telah disampaikan secara resmi melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lebih dari sekadar pelaporan kinerja, kedua publikasi ini menegaskan transformasi berkelanjutan Perseroan menuju operasi yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan.

Sepanjang 2025, PT Vale meningkatkan investasi lingkungan sebesar 54,3% menjadi US$43,79 juta, mencerminkan percepatan agenda dekarbonisasi dan inisiatif efisiensi operasional. Upaya ini menghasilkan capaian nyata, termasuk peningkatan kinerja energi yang ditandai dengan penurunan intensitas energi, sehingga memperkuat jalur transisi Perseroan menuju operasi rendah karbon.

Komitmen lingkungan juga diwujudkan melalui upaya rehabilitasi berbasis lanskap. Pada 2025, PT Vale merehabilitasi 156,67 hektare lahan pascatambang di Sorowako, serta memperluas dampaknya melampaui wilayah operasional melalui program pemulihan daerah aliran sungai seluas 2.988 hektare di lima provinsi. Upaya ini mencerminkan pendekatan strategis yang tidak hanya berfokus pada pemulihan area tambang, tetapi juga memperkuat ketahanan ekosistem secara lebih luas—menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan merupakan bagian integral dari penciptaan nilai jangka panjang Perseroan.

Di bidang sosial, PT Vale memperkuat agenda pertumbuhan inklusif melalui investasi pengembangan masyarakat sebesar US$4,73 juta, meningkat 18,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Program-program ini berfokus pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pembangunan infrastruktur dasar. Perseroan juga mempertahankan komitmen kuat terhadap inklusi lokal, dengan 83,3% tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat, serta peningkatan representasi perempuan menjadi 12,1% di seluruh organisasi.

Kinerja tata kelola juga terus menunjukkan penguatan. Peringkat Risiko ESG Perseroan dari Sustainalytics membaik menjadi 23,7, mencerminkan penurunan eksposur risiko sebesar 19,4% dan menempatkan PT Vale di antara perusahaan pertambangan dengan kinerja ESG yang kompetitif secara global. Pencapaian ini semakin diperkuat dengan skor ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) sebesar 99,53, yang mencerminkan praktik transparansi dan akuntabilitas terbaik di tingkat regional.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan moment yang menentukan, tidak hanya dalam menghadapi tantangan, tetapi juga dalam memperkuat peran keberlanjutan sebagai penggerak bisnis.

“Di PT Vale, ESG tertanam dalam setiap keputusan yang kami ambil, membentuk cara kami beroperasi, menciptakan nilai, dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia. Kami meyakini bahwa keberhasilan jangka panjang hanya dapat dicapai ketika pertumbuhan dan keberlanjutan berjalan beriringan,” katanya.

Ke depan, PT Vale akan terus memperdalam integrasi ESG dalam berbagai proyek pertumbuhan strategis di Sorowako, Pomalaa, dan Morowali. Inisiatif ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Perseroan terhadap agenda hilirisasi Indonesia sekaligus mendukung transisi energi global.

Dengan fondasi yang semakin kokoh, PT Vale tetap berkomitmen untuk menghadirkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab serta menciptakan nilai berkelanjutan jangka panjang bagi Indonesia dan dunia.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis