Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Berita Terkini

Janji Bangun Pabrik Tidak Ditepati, PT Vale Terus Menuai Sorotan

badge-check


 Janji Bangun Pabrik Tidak Ditepati, PT Vale Terus Menuai Sorotan Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA– Sekelompok masyarakat di kabupaten Kolaka kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk mempertanyakan itikad PT Vale Indonesia memenuhi janji membangun smelter.

Kali ini aksi unjuk rasa menyoal rencana pembangunan pabrik nikel oleh PT Vale digelar oleh Ormas Tamalaki di DPRD Kolaka, Senin (21/3/2022).

Dengan menggunakan tronton, puluhan pengunjukrasa Tamalaki menggelar spanduk bertuliskan “Seruan aksi usir PT Vale dari Wonua Mekongga, karena tidak kunjung menunaikan janjinya membangun pabrik di daerah Mekongga”.

Dengan bertelanjang dada, sebagian pengunjukrasa mendatangi kantor/site area PT Vale di kecamatan Pomalaa

Dalam orasinya, Sekjen Tamalaki Sulawesi Tenggara Adri Pasla menyatakan, jika PT Vale tidak kunjung mewujudkan janji membangun pabrik, seperti yang pernah diungkapkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kolaka, maka sebaiknya perusahaan itu angkat kaki dari Kolaka.

“Vale sudah puluhan tahun menguasai tanah Kolaka, tapi tidak melakukan aktivitas pertambangan seperti perusahaan tambang lainnya. Akibatnya masyarakat dan pemerintah daerah sangat dirugikan. Kita hanya dijadikan penjaga tanah PT Vale,” tegas Adri dalam orasinya.

Sementara itu, anggota DPRD Kolaka Musdalim Zakir yang menerima massa pengunjukrasa menyatakan dukungannya kepada setiap gerakan untuk menagih semua janji-janji PT Vale Indonesia.

Menurut Musdalim, DPRD Kolaka sudah sejak lama menyuarakan hal yang sama seperti tuntutan massa masyarakat agar PT Vale segera membangun pabrik pemurnian nikel di  Kolaka.

“Kita kemudian dijanji-janji, tapi kenyataannya tidak pernah ada progres yang bisa ditagih karena itu saya mendukung aksi kalian,” tegas Musdalim.

Usai menggelar aksi di DPRD Kolaka, pengunjukrasa kemudian bergerak menuju kantor PT Vale di kecamatan Pomalaa untuk menyampaikan aspirasi serupa.

Perjalanan para pengunjukrasa menuju kantor PT Vale mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian setempat.

“Kita akan langsung ke kantor Vale untuk menyampaikan aspirasi yang sama, bahkan kalau perlu kita akan menduduki dan bermalam di kantor itu,” tegas Adri.(eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Husmaluddin Pimpin KONI Kolaka, Bidik Kebangkitan Olahraga Daerah

7 Mei 2026 - 13:42 WITA

Polres Kolaka Bongkar Jejak Peredaran Sabu di Dawi-dawi, Seorang Mahasiswa Diamankan

3 Mei 2026 - 21:43 WITA

Trending di Headline