Menu ✖

Mode Gelap
Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

Berita Terkini

Janji Bangun Pabrik Tidak Ditepati, PT Vale Terus Menuai Sorotan

badge-check


 Janji Bangun Pabrik Tidak Ditepati, PT Vale Terus Menuai Sorotan Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA– Sekelompok masyarakat di kabupaten Kolaka kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk mempertanyakan itikad PT Vale Indonesia memenuhi janji membangun smelter.

Kali ini aksi unjuk rasa menyoal rencana pembangunan pabrik nikel oleh PT Vale digelar oleh Ormas Tamalaki di DPRD Kolaka, Senin (21/3/2022).

Dengan menggunakan tronton, puluhan pengunjukrasa Tamalaki menggelar spanduk bertuliskan “Seruan aksi usir PT Vale dari Wonua Mekongga, karena tidak kunjung menunaikan janjinya membangun pabrik di daerah Mekongga”.

Dengan bertelanjang dada, sebagian pengunjukrasa mendatangi kantor/site area PT Vale di kecamatan Pomalaa

Dalam orasinya, Sekjen Tamalaki Sulawesi Tenggara Adri Pasla menyatakan, jika PT Vale tidak kunjung mewujudkan janji membangun pabrik, seperti yang pernah diungkapkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kolaka, maka sebaiknya perusahaan itu angkat kaki dari Kolaka.

“Vale sudah puluhan tahun menguasai tanah Kolaka, tapi tidak melakukan aktivitas pertambangan seperti perusahaan tambang lainnya. Akibatnya masyarakat dan pemerintah daerah sangat dirugikan. Kita hanya dijadikan penjaga tanah PT Vale,” tegas Adri dalam orasinya.

Sementara itu, anggota DPRD Kolaka Musdalim Zakir yang menerima massa pengunjukrasa menyatakan dukungannya kepada setiap gerakan untuk menagih semua janji-janji PT Vale Indonesia.

Menurut Musdalim, DPRD Kolaka sudah sejak lama menyuarakan hal yang sama seperti tuntutan massa masyarakat agar PT Vale segera membangun pabrik pemurnian nikel di  Kolaka.

“Kita kemudian dijanji-janji, tapi kenyataannya tidak pernah ada progres yang bisa ditagih karena itu saya mendukung aksi kalian,” tegas Musdalim.

Usai menggelar aksi di DPRD Kolaka, pengunjukrasa kemudian bergerak menuju kantor PT Vale di kecamatan Pomalaa untuk menyampaikan aspirasi serupa.

Perjalanan para pengunjukrasa menuju kantor PT Vale mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian setempat.

“Kita akan langsung ke kantor Vale untuk menyampaikan aspirasi yang sama, bahkan kalau perlu kita akan menduduki dan bermalam di kantor itu,” tegas Adri.(eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM

6 November 2026 - 17:50 WITA

Kuasa Hukum PT Golden Anugerah Nusantara (GAN), Kadir Ndoasa

Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa

6 November 2026 - 10:42 WITA

Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah

4 November 2026 - 22:23 WITA

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kontribusi PNBP

4 November 2026 - 18:51 WITA

Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa

4 November 2026 - 18:37 WITA

Trending di Headline