Menu

Mode Gelap
Lestarikan Budaya Lokal Lewat Olahraga, Patonro Jadi Identitas 7.092 Pelari Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari

Bisnis Kita

ANTAM UBPN Sultra Gelar Vaksinasi Covid-19

badge-check


 Salah satu mitra kerja ANTAM UBPN Sultra mengikuti program vaksinasi Gotong Royong yang digelar di Gedung Sport Center ANTAM di Pomalaa, Senin (5/7/2021). (ISTIMEWA) Perbesar

Salah satu mitra kerja ANTAM UBPN Sultra mengikuti program vaksinasi Gotong Royong yang digelar di Gedung Sport Center ANTAM di Pomalaa, Senin (5/7/2021). (ISTIMEWA)

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar vaksinasi Gotong Royong terhadap karyawan dan mitra kerjanya. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Sport Center ANTAM di Pomalaa, Senin (5/7/2021).

Vice President Human Capital, CSR and Finance (VP HC,CSR and Finance) PT ANTAM UBPN Sultra Dito Yulianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen ANTAM dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah operasi perusahaan.

Dito menjelaskan, program vaksinasi Gotong Royong tersebut menggunakan vaksin Sinorpham, kerjasama dengan PT Kimia Farma. Kata dia, penggunaan vaksin baru pertama kali di Sultra.

“Vaksinasi Gotong Royong ini diperuntukkan bagi mitra kerja ANTAM, tenaga outsourcing serta sebagian karyawan ANTAM yang belum sempat melakukan vaksin,” kata Dito Yulianto melalui siaran persnya.

Dia juga mengungkapkan, sebenarnya sebagian besar karyawan ANTAM UBPN Sultra telah melakukan vaksin sejak awal adanya program vaksinasi dari pemerintah.

Sementara untuk program vaksinasi Gotong Royong ini, ANTAM sendiri menyiapkan 1130 dosis vaksin yang rencananya akan berlangsung selama lima hari kedepan.

“Kami targetkan 200 sampai 250 orang (yang divaksin) setiap hari. Vaksinnya menggunakan jenis Sinorpham, sesuai peraturan Mentri Kesehatan tentang jenis vaksin untuk lingkungan perusahaan,” ujar Dito.

Dito menegaskan, pihak perusahaan membuat kebijakan mewajibkan semua pegawai, mitra
dan outsourcing ANTAM untuk melakukan vaksinasi, guna melindungi dan memberikan
jaminan kesehatan kepada semuanya.

“Total pegawai kita ada 1400 lebih, mitra dan outsorcing ada 3000an, Insya Allah bisa mencover semua, karena sebagian besar sudah divaksinasi sebelumnya, dan semua wajib mengikuti vaksinasi, ini kebijakan perusahaan untuk melindungi dan memberikan jaminan kesehatan bagi pegawai dan tenaga kerjanya, dan jika tidak pasti ada sanksinya,” tegasnya.

Dia berharap program vaksinasi gotong royong dapat menjamin kesehatan tenaga
kerja, serta para penerima vaksin tidak mengalami gejala berat setelah divaksin.

Sementara itu, pihak PT Medica Yakespen Utama dr. Muh Alam Islamyah mengatakan, setelah dilakukan vaksinasi pertama akan dilakukan vaksinasi kedua dengan rentan waktu 21 sampai 28 hari. Harapannya akan mempercepat terbentuknya kekebalan anti bodi, sehingga tidak ada lagi kasus berat.

“Setiap yang mau di vaksinasi kita screening. Kalau ditemukan hambatan dari segi medis dan tidak dimungkinkan untuk divaksin, kita tunda dulu,” katanya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PWI Sultra Sambut Integrasi Website Pusat dan Daerah, News Room Dinilai Perkuat Organisasi

23 September 2026 - 12:51 WITA

RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

22 September 2026 - 21:34 WITA

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal

22 September 2026 - 21:30 WITA

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

22 September 2026 - 21:27 WITA

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

22 September 2026 - 21:25 WITA

Trending di Nasional