Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Berita Terkini

ANTAM dan Warga Desa Hakatutobu Buat Coral Nursery dan Transplantasi Terumbu Karang

badge-check


 ANTAM dan Warga Desa Hakatutobu Buat Coral Nursery dan Transplantasi Terumbu Karang Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka menggelar pembuatan Coral Nursery dan transplantasi terumbu karang di desa Hakatutobu, kecamatan Pomalaa, kabupaten Kolaka, Sabtu (8/7/2023). Kegiatan yang dikolaborasikan dengan Komunitas Pecinta Alam Laut (Kapal) Kolaka ini melibatkan masyarakat desa setempat untuk berpartisipasi dalam pemeliharaan sumber daya hayati perairan lautnya.

Kepala Desa Hakatutobu Ruslan mengungkapkan, semua pihak mestinya mulai memikirkan kondisi sumber daya pesisir laut yang dari tahun ke tahun terus mengalami degradasi akibat tekanan pembangunan dan kebutuhan industri.

Kata dia, kepedulian masyarakat terhadap pelestarian ekosisitem pesisir dan laut merupakan modal besar dalam menunjang jaminan sumber kehidupan manusia di masa yang akan datang.

Dia mengapresiasi upaya ANTAM yang selalu aktif terlibat dalam pelestarian ekosistem pesisir laut di desa Hakatutobu. Menurutnya, keberpihakan ANTAM terhadap pelestarian lingkungan, utamanya di kecamatan Pomalaa sudah maksimal. Hal ini dibuktikan dengan adanya dukungan terus menerus oleh perusahaan tersebut terhadap aktifitas pelestarian lingkungan yang dilaksanakan oleh masyarakat Hakatutobu.

“Harapannya, semua pihak mulai bertanggungjawab atas pelestarian terumbu karang, karena itu tempat hidup ikan-ikan kecil. Ini tantangan bagi kita semua untuk bekerjasama menjaga kelestarian ekosistem laut,” ujar Ruslan.

Dia juga mengingatkan agar semua pihak bekerjasama menekan laju peningkatan penggunaan sampah plastik yang secara langsung turut mencancam upaya masyarkat menjaga kelestarian pesisir laut.

“Sampah-sampah ini memang tidak diperkirakan, mereka datang tanpa diundang. Apabila sampah ini sudah masuk ke pesisir-berkumpul, akan menjadi sumber penyakit bagi manusia serta ekosistem yang ada di laut kami ini,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Mining Operation Support Senior Manager PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Andik Yudiarto berharap agar pembuatan Coral Nursery dan transplantasi terumbu karang tersebut bermanfaat bagi keberlanjutan sumber kehidupan masyarakat, serta dapat menunjang upaya pemulihan ekosistem laut desa Hakatutobu dengan cepat.

Mine Environment Management Assistant Manager PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka Charles Andrianto menambahkan, kegiatan transplantasi terumbu karang di desa Hakatutobu telah dilakukan ANTAM bersama Komunitas KAPAL Kolaka sejak tahun 2016 lalu. Saat itu mereka masih menggunakan metode meja dan coral bits sebagai media pembibitan karang, hingga tahun 2018.

“Lalu pada tahun 2021 kami mulai menggunakan metode baru, yakni rangka struktur spider, mirip jaring laba-laba. Di sini kita dapat pengetahuan baru, bahwa dengan metode ini, peluang hidup terumbu karang jauh lebih baik. Dan ada beberapa spesies memang pada saat kita uji coba, itu berhasil tumbuh. Seperti, Acropora, Porites dan ada dua spesies lagi yang bisa tumbuh survive di perairan laut,” jelas Charles.

“Pada hari ini, kita akan melepas 4 coral nursery yang harapannya akan menjadi sumber bibit karang baru di pesisir desa Hakatutobu,” imbuhnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Husmaluddin Pimpin KONI Kolaka, Bidik Kebangkitan Olahraga Daerah

7 Mei 2026 - 13:42 WITA

Polres Kolaka Bongkar Jejak Peredaran Sabu di Dawi-dawi, Seorang Mahasiswa Diamankan

3 Mei 2026 - 21:43 WITA

Trending di Headline