Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Berita Terkini

Seleksi PPS di Wundulako, Ketua KPU Kolaka Targetkan Pelaksanaan Pilkada yang Berintegritas

badge-check


 Seleksi PPS di Wundulako, Ketua KPU Kolaka Targetkan Pelaksanaan Pilkada yang Berintegritas Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menargetkan penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berintegritas dari rangkaian tahapan seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ketua KPU Kabupaten Kolaka, Abdul Rahman mengatakan bahwa, saat ini seleksi PPS sudah berada pada tahap akhir, yaitu tes wawancara yang dilakukan di 12 kecamatan di kabupaten Kolaka.

Sementara seleksi PPK untuk Pilkada Serentak 2024 sudah selesai dilaksanakan, dan saat ini mereka (PPK terpilih) tengah bekerja membantu pelaksanaan tes Wawancara tenaga PPS.

“Melalui wawancara ini, kami menilai rekam jejak mereka, pengetahuan dan pengalaman pemilu maupun non-pemilu, hingga pengetahuan tentang wilayah tempat mereka akan menyelenggarakan Pilkada,” kata Abdul Rahman di sela-sela tes wawancara calon PPS di kecamatan Wundulako, Kamis (23/5/2024).

Abdul Rahman memastikan, pelaksanaan seleksi tenaga penyelenggara Pilkada baik di tingkat kecamatan (PPK) maupun tingkat desa (PPS), dilakukan secara transparan dan terbuka.

Hal ini dilakukan untuk menjaring tenaga PPK dan PPS yang berkualitas untuk mewujudkan pelaksanaan Pilkada yang berintegritas.

Dia menjelaskan, pelaksanaan tes perekrutan tenaga PPK dan PPS untuk Pilkada kali ini sudah terformat dengan baik, dimana seleksi diawali dengan tes tertulis (CAT), kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara.

Dia menambahkan, peserta yang telah dinyatakan lolos tes tertulis, maka akan mengikuti tes wawancara. Antara tes tertulis dan tes wawancara adalah dua proses seleksi yang berbeda. Sehingga, perolehan nilai seleksi tes tertulis menjadi penentu bagi peserta untuk bisa ikut tes wawancara.

“Yang lolos tes tertulis, berarti bisa ikut tes wawancara. Begitu skemanya. Jadi nilai tes tertulis tidak digabung dengan nilai tes wawancara. Jadi kalau peserta tidak lolos tes tertulis, sudah pasti yang bersangkutan tidak bisa ikut tes wawancara,” jelas Abdul Rahman.

Dia juga memastikan, proses seleksi tenaga PPK dan PPS untuk Pilkada serentak tahun 2024, pihaknya tidak mengakomodir peserta titipan.

“Saya menjamin, kelima orang komisioner KPU Kolaka memiliki integritas, jadi kami pastikan tidak ada istilah titipan orang dalam untuk meloloskan peserta seleksi PPK atau PPS berdasarkan pesanan orang tertentu,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Gerakan Nasional “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy: Memuliakan Sungai Berarti Memuliakan Negara

20 Juni 2026 - 18:43 WITA

Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Keluarkan Surat Edaran, Integrasikan LP2B ke Dalam RTRW dan RDTR

20 Juni 2026 - 18:33 WITA

Dulu Mengira Rumit, Kini Pensiunan PNS Mantap Urus Sertipikat Tanah Sendiri

20 Juni 2026 - 18:28 WITA

Cita-Cita Membangun Daerah Asal, Putra Papua Pilih Timba Ilmu di Politeknik Agraria STPN

18 Juni 2026 - 13:53 WITA

Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

17 Juni 2026 - 19:50 WITA

Trending di Nasional