Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

Tagih Dukungan Pemekaran Kolaka Selatan, HIPPMA-Kolsel Berunjukrasa di DPRD Kolaka

badge-check


 Tagih Dukungan Pemekaran Kolaka Selatan, HIPPMA-Kolsel Berunjukrasa di DPRD Kolaka Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA— Puluhan pelajar dan mahasiswa  dari Himpunan Pemuda Pelajar – Mahasiswa Indonesia Kolaka Selatan ( PP-HIPPMA Kolsel) menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kolaka, Rabu (2/2/2022).

Aksi yang dimotori Muhammad Taufik dan Apri Dirja hendak  menyuarakan aspirasi terkait wacana pemekaran kabupaten Kolaka Selatan dari kabupaten induk Kolaka.

Dalam orasinya, Taufik dan Apri kembali menyuarakan wacana pembentukan Kabupaten Kolsel yang telah lama digagas oleh beberapa tokoh masyarakat setempat.

Dalam orasinya, pengunjukrasa menilai Pemda maupun DPRD terkesan setengah hati memperjuangkan aspirasi masyarakat yang sangat menginginkan hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kolsel.

Padahal menurut mereka, pada beberapa pertemuan dan aksi unjuk rasa sebelumnya para politisi di DPRD Kolaka telah memberi sinyal mendukung upaya pemekaran wilayah tersebut.

“Karena itu kami datang untuk mempertanyakan sampai sejauh mana progres rencana pemekaran Kolaka Selatan menjadi daerah otonomi baru,” kata Taufik dalam orasinya.

Lebih jauh dalam orasinya, Taufik maupun Apri menilai para tokoh yang dipercaya mengemban amanah masyarakat Kolsel tidak maksimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Karena itu, mereka pun meminta tim maupun forum bentukan sebelumnya dibubarkan lalu dibentuk kembali dengan melibatkan unsur pemuda, mahasiswa dan pelajar dari HIPPMA Kolsel.

Setelah berorasi selama beberapa menit di pelataran gedung DPRD, pengunjukrasa akhirnya diterima di ruangan komisi oleh salah satu anggota DPRD Kolaka Musdalim Zakir.

Dalam pertemuannya dengan pengunjukrasa, Musdalim menyambut baik Itikad HIPPMA Kolsel yang konsisten memperjuangkan aspirasi pemekaran wilayah Kolsel.

Karena itu, politisi Partai Gerindra itu memastikan aspirasi masyarakat yang diwakili oleh HIPPMA Kolsel akan dibahas dengan anggota DPRD lainnya, sekaligus dijadikan fokus perhatian di komisi I.

“Ini memang penting, pasti akan kita tindaklanjuti,” tegas Musdalim.

Usai mendengar penjelasan Musdalim, para pengunjukrasa membubarkan diri secara tertib, namun mereka berjanji akan kembali datang untuk menagih semua janji DPRD.

Untuk diketahui, wacana pemekaran wilayah Kolaka bagian selatan mulai digaungkan sejak 9 tahun terakhir.

Kolaka bagian selatan yang diwacanakan untuk dimekarkan menjadi DOB setidaknya terdiri dari 5 kecamatan. Lima kecamatan tersebut yakni Toari, Watubangga, Tanggetada, Polinggona, dan kecamatan Pomalaa.

Terkait wacana tersebut, secara tersirat Bupati Kolaka Ahmad Safei beberapa kali sempat  menyatakan dukungannya.

Beberapa politisi setempat bahkan menjadikan wacana pemekaran Kolsel sebagai “jualan” saat masa kampanye pemilihan calon anggota legislatif 2019 lalu. (eat)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka