Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Sabet 5 PROPER Hijau, PT ANTAM Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan

badge-check


 Sabet 5 PROPER Hijau, PT ANTAM Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Perbesar

SIBERKITA.ID, JAKARTA – Lima unit operasi PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) secara bersamaan meraih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup, menandai lompatan kinerja lingkungan perusahaan tambang pelat merah ini di tengah ketatnya penilaian industri ekstraktif.

Unit yang berkontribusi pada capaian tersebut meliputi UBPE Pongkor, UBPB Tayan, UBPP Logam Mulia, UBPN Kolaka, serta entitas anak PT Indonesia Chemical Alumina (ICA). Raihan ini menempatkan ANTAM dalam kelompok perusahaan tambang yang dinilai berhasil menjalankan praktik beyond compliance tidak hanya patuh, tetapi juga proaktif dalam menjaga lingkungan.

Direktur Operasi dan Produksi ANTAM, Hartono, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar penghargaan tahunan, melainkan hasil dari transformasi operasional yang terus didorong perusahaan.

“Ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi bagaimana kami memastikan aktivitas pertambangan berjalan seimbang antara kinerja bisnis, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Di balik penghargaan tersebut, ANTAM mengklaim telah menjalankan sejumlah langkah konkret, mulai dari pengelolaan limbah yang lebih ketat, efisiensi energi, hingga upaya menekan emisi gas rumah kaca. Program reklamasi dan revegetasi juga terus digencarkan untuk memulihkan lahan pascatambang.

Tak berhenti di aspek teknis, perusahaan juga mendorong program berbasis masyarakat yang dikaitkan dengan isu lingkungan, menciptakan dampak ekonomi sekaligus sosial di sekitar wilayah operasional.

Namun, capaian ini sekaligus menjadi tantangan. Status PROPER Hijau menuntut konsistensi bahkan peningkatan di tengah ekspektasi publik yang kian tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas industri tambang.

Ke depan, ANTAM menghadapi ujian sesungguhnya: mempertahankan kinerja hijau bukan hanya di atas kertas, tetapi dalam praktik berkelanjutan yang benar-benar dirasakan lingkungan dan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis