Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

PT Vale dan Basarnas Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Kolaka

badge-check


 PT Vale dan Basarnas Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Kolaka Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Penguatan sistem keselamatan dan mitigasi bencana di kawasan industri dan pesisir Sulawesi Tenggara mulai diarahkan pada kolaborasi lintas sektor. PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Jumat (22/5/2026), menyerahkan bantuan peralatan penyelamatan air dan pertolongan pertama kepada Pos SAR Kolaka sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan darurat di wilayah operasional dan permukiman masyarakat sekitar.

Bantuan itu meliputi seperangkat perlengkapan operasi bawah air, mulai dari Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) compressor, dive regulator, Buoyancy Control Device (BCD), diving mask, hingga fasilitas latihan pemulihan jantung-paru (CPR) dan tabung oksigen untuk pertolongan pertama. Peralatan tersebut dinilai penting untuk mempercepat respons operasi pencarian dan penyelamatan di wilayah pesisir Kolaka yang memiliki aktivitas pelayaran, industri, dan mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Senior Coordinator Emergency Response PT Vale IGP Pomalaa, Dery Nurjaya, mengatakan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan penguatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

“Peralatan yang memadai harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan personel. Kami berharap kontribusi ini dapat mendukung keselamatan masyarakat sekaligus memperkuat respons darurat di wilayah Kolaka,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya tantangan penanganan kondisi darurat di kawasan pesisir dan industri, dukungan terhadap lembaga penyelamatan dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Kepala Koordinator Pos SAR Kolaka, Haeruddin, menyebut bantuan tersebut akan memperkuat efektivitas operasi SAR di lapangan, terutama pada penanganan kecelakaan air maupun situasi darurat lainnya.

“Kelengkapan alat selam dan fasilitas latihan CPR ini sangat strategis bagi operasi penyelamatan. Dukungan seperti ini sangat membantu kesiapan personel saat bertugas,” katanya.

Kolaborasi kedua pihak tidak berhenti pada penyerahan bantuan. PT Vale dan Basarnas juga menyiapkan agenda pelatihan gabungan (joint drill) secara berkala guna meningkatkan koordinasi dan kemampuan teknis personel di lapangan. Tim Emergency Response Team (ERT) PT Vale direncanakan ikut terlibat dalam operasi penyelamatan di bawah koordinasi Basarnas ketika terjadi kondisi darurat.

Selain memperkuat aspek operasional, kedua pihak juga merancang program edukasi kebencanaan bagi masyarakat di wilayah lingkar tambang. Langkah ini diarahkan untuk membangun kesadaran mitigasi sejak dini di tengah berkembangnya kawasan industri Pomalaa.

Sinergi antara dunia usaha dan badan penyelamatan tersebut memperlihatkan perubahan pendekatan dalam pengelolaan keselamatan publik. Di tengah ekspansi industri dan meningkatnya aktivitas masyarakat pesisir, kesiapsiagaan bencana kini tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab tunggal pemerintah, melainkan kerja bersama yang menuntut keterlibatan semua pihak.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis