Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Bisnis

PT Ceria Serahkan Bantuan Motor Sampah untuk KPLW, Wujud Komitmen pada Lingkungan Sekitar Operasi

badge-check


 PT Ceria Serahkan Bantuan Motor Sampah untuk KPLW, Wujud Komitmen pada Lingkungan Sekitar Operasi Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKAPT Ceria Nugraha Indotama memberikan bantuan motor sampah pada Kelompok Pemerhati Lingkungan Wolo (KPLW), serangkaian Milad pertama Macaka Group, Rabu (14/01/2025) di Desa Pondrewaru, Kecamatan Wolo, kabupaten Kolaka.

Direktur Operasional PT Ceria Nugraha Indotama, Yusram Rantesalu mengatakan, PT Ceria memberikan bantuan motor sampah pada KPLW untuk mempercepat proses pengambilan sampah yang ada pada masyarakat untuk diserahkan kepada bank sampah.

“Kami berharap kelompok pemerhati lingkungan tidak hanya ada satu di Kecamatan Wolo, tapi bisa setiap desa, sehingga persoalan sampah dapat teratasi dengan baik,” harap Yusram.

Menurut Yusram, isu tambang selama ini selalu menjadi perhatian pemerhati lingkungan, khususnya berkaitan sampah yang melimpah dan bagaimana penanganannya. Sebelumnya, semua sampah dikumpulkan kemudian dibawah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Patioso yang ada di Kecamatan Latambaga yang jaraknya sangat jauh dari Wolo, serta biaya pengangkutan yang cukup mahal.

Namun dengan keberadaan KPLW, permasalah sampah mulai teratasi dengan adanya bank sampah. Diharapkan apa yang dilakukan KPLW dapat dijadikan contoh dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kolaka.

“Kedepan kita berharap permasalahan sampah di Kecamatan Wolo menjadi zero. Semoga ini bisa terwujud,” harapnya.

Yusram juga menyampaikan kesyukurannya sampah berupa karung yang selama ini digunakan di PT Ceria dan dibuang, ternyata dimanfaatkan dengan cara daur ulang oleh KPLW, sehingga sampah tersebut kembali bisa digunakan, sehingga bukan hanya dapat menanggulangi permasalah sampah, tapi dapat meningkatkan penghasilan masyarakat lingkar tambang.

“Membuang sampah sembarang akan menghancurkan lingkungan. Salah satu bentuk mencintai tanah air adalah menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Yusram mengungkapkan, PT Ceria sangat eksis dalam menjaga lingkungan dan senantiasa menjaga sampah. Salah satunya tidak membolehkan karyawan maupun mitra menggunakan kotak makanan dari bahan plastik atau karton, tapi menganti dengan tempat makanan yang bisa digunakan berulang-ulang seperti tupperware.

Dewan pembina KPLW, Ansar pada kesempatan itu memberikan apresiasi dan penghargaan kepada PT Ceria, sebab apa yang mereka capai selama ini tidak lepas dari keberadaan PT Ceria. KPLW tidak akan terbentuk jika PT Ceria tidak ada dan senantiasa memberikan support.

Terkait program daur ulang, Ansar menyampaikan bahwa selama satu tahun mereka telah mencuci ulang karung bekas dari PT Ceria sebanyak 270 – 280 ribu karung bekas. Jika di uangnya sudah mencapai Rp 280 juta dan itu dinilai pencapaian yang biasa.

“Salah satu perusahaan yang memanfaatkan kembali limbah karungnya adalah PT Ceria. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Menurut Ansar, daur ulang karung bekas sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar tambang yang tidak menjadi karyawan PT Ceria. Bahkan ada keluarga yang mencuci ulang karung bekas sebanyak 6 ribu, sehingga dapat menambah penghasilan keluarganya.

Begitupun berkaitan bank sampah, Ansar berharap Ibu-ibu setiap hari dapat mengumpulkan sampah dan menjualnya di bank sampah.

Sementara kepala Desa Pondrewaru, Edi Suldasir juga memberikan apresiasi atas bantuan motor sampah yang diberikan PT Ceria melalui program PPM, sehingga kedepan penanganan persoalan sampah di daerahnya semakin teratasi.

“Semoga dengan keberadaan motor sampah, kita bisa menjaga lingkungan yang berkesinambungan,” kata Edi Suldasir.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Produksi Pulih, Laba PT Vale Melonjak; Hilirisasi Nikel Masuk Fase Penentu

30 Juli 2026 - 11:08 WITA

Pekan Raya ANTAM Jadi Etalase UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal Kolaka

29 Juli 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Semangat Tangguh dan Bertanggung Jawab, PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel

27 Juli 2026 - 11:08 WITA

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:03 WITA

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 22:30 WITA

Trending di Bisnis