Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Antam Kolaka Tanam Ribuan Pohon di Bukit Tera dan Tegaskan Komitmen Reklamasi Tambang

badge-check


 Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia:  Antam Kolaka Tanam Ribuan Pohon di Bukit Tera dan Tegaskan Komitmen Reklamasi Tambang Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Antam UBP Nikel Kolaka kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman ribuan pohon di kawasan Bukit Tera, Pomalaa, Kamis (11/6).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh General Manager Antam UBP Nikel Kolaka, Andik Yudiarto, bersama jajaran manajemen dan karyawan sebagai bagian dari upaya reklamasi lahan pascatambang serta penerapan prinsip good mining practices.

Andik Yudiarto mengungkapkan, pada tahun 2026 Antam menargetkan penanaman pohon seluas 40 hektare di kawasan Bukit Tera. Secara keseluruhan, luas area reklamasi yang akan ditanami di Kabupaten Kolaka mencapai 72 hektare.

“Setiap tahun kami melaksanakan reklamasi. Luas areanya menyesuaikan izin yang diperoleh, dan lahan yang ditanami merupakan bekas area tambang,” ujarnya.

Menurutnya, reklamasi merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan ekosistem di wilayah operasional pertambangan.

Andik menegaskan bahwa komitmen Antam terhadap lingkungan terus dibuktikan melalui berbagai program konservasi yang dijalankan secara berkelanjutan. Hal tersebut juga tercermin dari capaian penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, bukan hanya di wilayah tambang, tetapi juga di daerah lain. Saat ini kami juga melakukan penanaman di daerah aliran sungai (DAS) di Kabupaten Bombana yang menjadi salah satu aspek penilaian dari KLH,” katanya.

Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan serta menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Senior Manager Maintenance Operation Support Antam UBP Nikel Kolaka, Tri Herman Rama Adinda, menegaskan bahwa reklamasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan pertambangan yang bertanggung jawab.

“Dalam menjalankan operasional, kami selalu berpedoman pada prinsip good mining practices. Karena itu, reklamasi menjadi kewajiban yang harus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan untuk memperbaiki dan memulihkan lahan yang telah dimanfaatkan,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, berbagai jenis pohon ditanam, di antaranya mangga, jambu, ketapang, biti, dan cemara. Pemilihan jenis tanaman dilakukan berdasarkan rekomendasi dan persetujuan Kementerian Lingkungan Hidup agar sesuai dengan kondisi lahan dan tujuan reklamasi.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menerapkan good mining practices tahun 2026.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis