Menu

Mode Gelap
Menjaga Peran Guru di Era AI, Riset Dosen USN Kolaka Dipresentasikan di Amsterdam Menjaga Iklim dari Sekolah, Kolaborasi PT Vale dan Pemda Kolaka Tanam Pohon di SMKN 9 Pomalaa ASN Kolaka Kini Punya Kanal Pelaporan Praktik Korupsi yang Terlindungi DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih

Berita Terkini

Pelantikan Pejabat Kolaka Bermasalah, Mendagri Perintahkan Pencabutan SK

badge-check


 Pelantikan Pejabat Kolaka Bermasalah, Mendagri Perintahkan Pencabutan SK Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA— Pelantikan 5 Jabatan Tinggi Pratama (JTP) di lingkup Pemda Kabupaten Kolaka pada awal Januari lalu oleh Plt Bupati Kolaka Muhammad Jayadin, dinilai bermasalah oleh Kementerian Dalam Negeri.

Hal itu terungkap dari surat Plh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Suhajar Diantoro kepada Pj Gubernur Sulawesi Tenggara untuk melakukan pembinaan berupa teguran tertulis sekaligus memerintahkan pencabutan Surat Keputusan Plt bupati terkait pengangkatan dan pelantikan 5 pejabat dimaksud.

Kelima jabatan tinggi pratama yang diminta untuk dibatalkan surat keputusan pelantikannya yakni: Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pariwisata, dan Kepala Dinas Kebersihan.

Menindaklanjuti surat dari Kemendagri tanggal 11 Januari  tersebut, Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto kemudian menugaskan Sekda Provinsi menjadwalkan pemanggilan beberapa pejabat Kolaka untuk dimintai klarifikasi atas indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh Plt bupati Kolaka.

Untuk diketahui, dalam surat Dirjen Otda kepada Pj Gubernur Sultra diungkapkan bahwa pengangkatan dan pelantikan atas 5 Jabatan Tinggi Pratama di lingkup Pemda Kabupaten Kolaka dilakukan oleh Plt bupati tanpa persetujuan tertulis Mendagri.

Terkait dugaan pelanggaran pada pelantikan 5 Jabatan Tinggi Pratama, Inspektur Kabupaten Kolaka Mujahidin membenarkan adanya surat panggilan dari Sekda provinsi yang menjadwalkan klarifikasi atas pelantikan tanggal  5 Januari lalu.

“Iya benar, saya dipanggil rapat Sekda provinsi besok (Jumat 19 Januari) termasuk pak Sekda, asisten III, dengan kepala BKP-SDM dipanggil juga. Agendanya soal pelantikan pejabat tinggi pratama,” ujar Mujahidin melalui sambungan selular. (eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjaga Peran Guru di Era AI, Riset Dosen USN Kolaka Dipresentasikan di Amsterdam

27 Juni 2026 - 03:10 WITA

Menjaga Iklim dari Sekolah, Kolaborasi PT Vale dan Pemda Kolaka Tanam Pohon di SMKN 9 Pomalaa

25 Juni 2026 - 15:19 WITA

ASN Kolaka Kini Punya Kanal Pelaporan Praktik Korupsi yang Terlindungi

24 Juni 2026 - 16:15 WITA

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.
Trending di Headline