Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Berita Terkini

Partisipasi Vaksin Masih Rendah, Kajari Muna Peringatkan Kades dan Lurah

badge-check


 Partisipasi Vaksin Masih Rendah, Kajari Muna Peringatkan Kades dan Lurah Perbesar

SIBERKITA.COM, RAHA— Kabupaten Muna hingga saat ini masih tercatat sebagai daerah dengan tingkat partisipasi Vaksin Covid-19 terendah di provinsi Sulawesi Tenggara.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah bersama jajaran TNI/POLRI dan institusi negara lainnya, namun tingkat partisipasi belum sesuai harapan.

Kepala Kejari Muna Agustinus Baka Tangdililing mensinyalir rendahnya partisipasi vaksin lebih didominasi rendahnya kesadaran masyarakat.

Karena itu, guna mengoptimalkan capaian partisipasi, Agustinus Baka mengingatkan para kepala desa dan lurah agar bekerja lebih keras lagi untuk mewujudkan target vaksinasi.

Tidak tanggung-tanggung, Agustinus memberi warning jika target vaksinasi di tiap-tiap desa dan kelurahan tidak tercapai maka pihaknya akan mengambil langkah tegas.

Langkah tegas itu salah satunya dengan mengevaluasi penggunaan dana desa, terutama yang terkait dengan penanganan dampak Covid-19.

“Kita akan catat, kalau tidak terpenuhi saya akan evaluasi dana desanya apalagi soal dana penanganan covid. Jangan hanya menuntut hak kita sementara kewajiban tidak
dijalankan,” tegas Agustinus, Selasa (16/11/2021).

Ditambahkan Agustinus, saat ini kabupaten Muna berada pada urutan ketiga terendah angka partisipasi vaksinasinya dibanding daerah lain di Sultra.

“Saya minta sekarang ujung tombak adalah camat, kepala desa dan lurah. Kalau perlu nanti pak bupati bisa dibuatkan Perbup. Kalau tidak laksanakan vaksinasi di desa, maka saya akan evaluasi dana DD dan ADD desa,” tambahnya.(eat)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa KKN USN Kolaka Gandeng Warga Wujudkan Program Berbasis Kebutuhan Desa Pokurumba

22 Juli 2026 - 16:09 WITA

Perlindungan Warisan Masyarakat Adat Kabupaten Buton Diperkuat melalui Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat

3 Juli 2026 - 20:06 WITA

Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat, Bekali Masyarakat Hukum Adat Buton Selatan Soal Tahapan Sertipikasi

3 Juli 2026 - 19:58 WITA

DPO Penganiayaan Maut di Kolaka Ditangkap, Polisi Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

25 April 2026 - 13:01 WITA

Kunjungan Kerja di Sultra, Wakapolri Resmikan Jembatan Dhira Brata di Kolaka

21 April 2026 - 14:51 WITA

Trending di Headline