Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Headline

Parmin Dasir: Investasi PT Ceria di Wolo Memberikan Kesejahteraan Warga

badge-check


 Parmin Dasir Perbesar

Parmin Dasir

Laporan: Abdul Saban 

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Ketua DPD Partai Amanat Rakyat (PAN) Kabupaten Kolaka, Parmin Dasir memberikan apresiasi pada PT Ceria Nugraha Indotama, sebab dengan investasi perusahaan itu di Kecamatan Wolo, memberikan kesejahteraan pada warga.

“Sebagai putra daerah Wolo, saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi pada PT Ceria karena telah berinvestasi dalam hilirisasi Mineral dengan membangun Smelter Merah Putih dan berdampak cukup baik buat kesejahteraan masyarakat,” kata Parmin Dasir, Rabu (13/02/2025) melalui telepon selulernya.

Mantan ketua DPRD Kolaka dua periode ini mengaku PT Ceria selama ini telah memberikan kontribusi yang luar biasa, bukan hanya ekonominya, tapi juga pembinaan pada masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada petani dan nelayan.

“Kehadiran PT Ceria banyak memberikan nilai positif dan luar biasa. Sejak melakukan operasi dalam sektor pertambangan, Ceria memberikan hal yang sangat positif bagi ekonomi lokal serta masyarakat sekitar,” katanya.

Menurut mantan kepala Desa Tolowe Pondrewaru ini, sejak keberadaan PT Ceria di Kecamatan Wolo, setiap saat pasar sangat ramai dan puluhan Milyar uang beredar di daerah itu. Hal tersebut tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Begitupun banyak masyarakat yang membangun rumah-rumah kost untuk karyawan PT Ceria Group.

“Kalau tidak ada PT Ceria di Wolo, saya yakin pasti banyak kejahatan, karena tidak ada pekerjaan. Namun saat ini di Wolo mayoritas masyarkat sudah bekerja di PT Ceria,” ungkapnya.

Terkait masih adanya klaim sebagian masyarakat berkaitan lahan dan tanaman yang masuk Hutan Produksi Terbatas (HPT) maupun hutan lindung, Parmin berharap supaya semua pihak mematuhi aturan hukum yang ada. Jika masyarakat tidak memiliki alas hak yang jelas, supaya legowo mematuhi aturan. Begitupun jika masyarakat benar-benar memiliki alas hak yang jelas sesuai hak atas tanah, maka saya yakin perusahaan akan menyelesaikan dengan baik.

“Kalau semua pihak mematuhi peraturan perundang-undangan yang ada, akan berjalan dengan baik. Sebaliknya kalau tidak punya alas hak atas tanah jangan melanggar aturan, apalagi melakukan klaim dalam kawasan hutan, jelas melanggar aturan dan dapat berakibat penegakan hukum,” kata Parmin Dasir. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik

31 Juli 2026 - 17:39 WITA

Produksi Pulih, Laba PT Vale Melonjak; Hilirisasi Nikel Masuk Fase Penentu

30 Juli 2026 - 11:08 WITA

Pekan Raya ANTAM Jadi Etalase UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal Kolaka

29 Juli 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Semangat Tangguh dan Bertanggung Jawab, PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel

27 Juli 2026 - 11:08 WITA

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:03 WITA

Trending di Bisnis