Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Headline

Parmin Dasir: Investasi PT Ceria di Wolo Memberikan Kesejahteraan Warga

badge-check


 Parmin Dasir Perbesar

Parmin Dasir

Laporan: Abdul Saban 

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Ketua DPD Partai Amanat Rakyat (PAN) Kabupaten Kolaka, Parmin Dasir memberikan apresiasi pada PT Ceria Nugraha Indotama, sebab dengan investasi perusahaan itu di Kecamatan Wolo, memberikan kesejahteraan pada warga.

“Sebagai putra daerah Wolo, saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi pada PT Ceria karena telah berinvestasi dalam hilirisasi Mineral dengan membangun Smelter Merah Putih dan berdampak cukup baik buat kesejahteraan masyarakat,” kata Parmin Dasir, Rabu (13/02/2025) melalui telepon selulernya.

Mantan ketua DPRD Kolaka dua periode ini mengaku PT Ceria selama ini telah memberikan kontribusi yang luar biasa, bukan hanya ekonominya, tapi juga pembinaan pada masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada petani dan nelayan.

“Kehadiran PT Ceria banyak memberikan nilai positif dan luar biasa. Sejak melakukan operasi dalam sektor pertambangan, Ceria memberikan hal yang sangat positif bagi ekonomi lokal serta masyarakat sekitar,” katanya.

Menurut mantan kepala Desa Tolowe Pondrewaru ini, sejak keberadaan PT Ceria di Kecamatan Wolo, setiap saat pasar sangat ramai dan puluhan Milyar uang beredar di daerah itu. Hal tersebut tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Begitupun banyak masyarakat yang membangun rumah-rumah kost untuk karyawan PT Ceria Group.

“Kalau tidak ada PT Ceria di Wolo, saya yakin pasti banyak kejahatan, karena tidak ada pekerjaan. Namun saat ini di Wolo mayoritas masyarkat sudah bekerja di PT Ceria,” ungkapnya.

Terkait masih adanya klaim sebagian masyarakat berkaitan lahan dan tanaman yang masuk Hutan Produksi Terbatas (HPT) maupun hutan lindung, Parmin berharap supaya semua pihak mematuhi aturan hukum yang ada. Jika masyarakat tidak memiliki alas hak yang jelas, supaya legowo mematuhi aturan. Begitupun jika masyarakat benar-benar memiliki alas hak yang jelas sesuai hak atas tanah, maka saya yakin perusahaan akan menyelesaikan dengan baik.

“Kalau semua pihak mematuhi peraturan perundang-undangan yang ada, akan berjalan dengan baik. Sebaliknya kalau tidak punya alas hak atas tanah jangan melanggar aturan, apalagi melakukan klaim dalam kawasan hutan, jelas melanggar aturan dan dapat berakibat penegakan hukum,” kata Parmin Dasir. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis