Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Niat Percantik Kota, Perumda Kolaka Bangun Bundaran Baru

badge-check


 Niat Percantik Kota, Perumda Kolaka Bangun Bundaran Baru Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Untuk mempercantik wajah kota sekaligus memperlancar arus kendaraan di Kecamatan Kolaka, Perusahan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kolaka membangun bundaran baru di simpang Jalan Haji Muhammad Jafar (DR Soetomo) – Jalan Kolaka Indah, Kelurahan Lamokato.

Seremoni peletakan batu pertama pembangunan bundaran dipimpin Camat Kolaka, Rizky Mario, dan turut dihadiri jajaran pejabat Pemda Kolaka, direksi Perumda Aneka Usaha Kolaka, serta mitra kerja perusahaan.

Dalam sambutannya, Rizky Mario menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Perumda Aneka Usaha yang dinilai konsisten mendukung pembangunan infrastruktur daerah.

“Terima kasih kepada jajaran Perumda atas komitmennya memajukan Kolaka. Semoga tugu ini dapat memperindah kota sekaligus memperlancar arus kendaraan,” ujar Rizky.

Rizky menekankan, bangunan bundaran dan tugu yang dibiayai melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) itu nantinya harus dijaga dan dirawat sebagai ikon baru Kota Kolaka.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Kolaka Armansyah, menjelaskan bahwa pembangunan bundaran di salah satu kawasan paling padat aktivitas kendaraan itu sudah direncanakan sejak lama.

Namun prosesnya sempat tertunda karena perubahan status Jalan Kolaka Indah dari jalan kabupaten menjadi jalan nasional, sehingga Perumda harus mengurus izin pembangunan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

“Intinya kita upayakan pembangunannya selesai dan diresmikan saat hari jadi Perumda Kolaka ke 50 tanggal 6 Februari 2026. Mengenai penamaan bundaran kami persilakan dan masyarakat atau Pemda, namun umumnya identitas bundaran disesuaikan dengan pihak yang membangunnya,” kata Armansyah.

“Jadi kemungkinan disebut Bundaran Perumda.” tambahnya.

Secara terpisah, Sekretaris Perumda, Taufik Edward mengungkapkan bahwa bundaran seluas 8 meter dengan bangunan tugu setinggi 7 meter pada bagian tengah merupakan simbol keharmonisan antara Pemda, masyarakat Kolaka, dan BUMD.

Taufik menjelaskan sejumlah unsur filosofis yang tertuang pada desain di antaranya,
Simbol Parang di sisi kanan dan kiri menggambarkan alat perjuangan masyarakat Kolaka sekaligus tekad Perumda untuk terus berjuang menuju kesuksesan.

Ornamen adat Tabere menjadi pengingat bahwa wilayah pembangunan berada di kawasan adat Mekongga.

Logo Perumda dan Pemda Kolaka ditempatkan pada puncak tugu sebagai wujud kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Pembangunan bundaran ini diharapkan tidak hanya mempercantik ruang kota, tetapi juga mengurai kepadatan kendaraan di simpang DR Soetomo – Kolaka Indah yang selama ini menjadi titik rawan macet.(zer)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis