Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Bisnis

Merawat Harmoni: IPIP dan Masyarakat Adat Komitmen Dukung Investasi Aman, Kondusif, dan Berkelanjutan

badge-check


 Merawat Harmoni: IPIP dan Masyarakat Adat Komitmen Dukung Investasi Aman, Kondusif, dan Berkelanjutan Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) menggelar prosesi adat “Peohala” pada Jumat (30/1/2026) di kawasan industri IPIP. Prosesi adat Tolaki-Mekongga ini dilaksanakan sebagai bentuk permohonan maaf dan penghormatan perusahaan terhadap kearifan lokal pascainsiden yang melibatkan tenaga kerja asing (TKA) dengan pekerja lokal di area proyek.

CEO IPIP, Ning Jiancheng bersama jajaran manajemen perusahaan mengikuti seluruh rangkaian prosesi adat yang dipimpin oleh juru adat (Tolea) secara saksama. Peletakan adat ini juga disaksikan langsung pemerintah desa setempat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para ketua dan pengurus organisasi masyarakat (Ormas) Tamalaki se-Kabupaten Kolaka.

General Manager External IPIP, Saefuddin Muslimin mengatakan bahwa prosesi adat Peohala yang dilaksanakan perusahaan bersama tokoh masyarakat, serta para ketua Ormas Tamalaki sebagai langkah rekonsiliasi.

Selain menangani persoalan melalui pendekatan adat, manajemen IPIP pun memastikan bahwa persoalan yang melibatkan antarpekerja sudah ditangani secara menyeluruh melalui mekanisme hukum hingga komunikasi intensif dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait, sehingga tidak berdampak pada keberlangsungan investasi di kawasan industri tersebut.

Saefuddin menegaskan bahwa perusahaan tidak membenarkan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun. Hal ini sebagai komitmen dalam menjaga iklim investasi yang aman, kondusif, dan berkelanjutan di kawasan industri IPIP.

“Proses hukum tetap berjalan. Kami tidak intervensi. Informasinya sudah ada tersangka yang ditetapkan oleh kepolisian,” tegas Saefuddin.

Terhadap para korban, manajemen IPIP memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh perusahaan. Disamping itu, manajemen memastikan para korban yang terlibat dalam insiden tersebut akan diterima kembali bekerja sebagai karyawan IPIP sesuai dengan keterampilan yang dimiliki.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen kami dalam memberikan rasa aman, serta kepastian kerja bagi tenaga kerja lokal,” katanya.

Ketua Umum Forum Swadaya Masyarakat Daerah (Forsda) Kolaka, Djabir Teto Lahukuwi, menjelaskan bahwa prosesi adat Peohala bertujuan untuk mendamaikan kedua pihak yang bertikai.

“Proses adat Peohala sudah dilakukan. Adat ini sakral. Masalah ini sudah diselesaikan secara adat sehingga tidak ada lagi dendam antara korban maupun pelaku,” katanya.

Ketua Umum Tamalaki Anoa Mekongga, Syamsul Rusdi menambahkan, persoalan antarpekerja sudah diselesaikan melalui pendekatan adat maupun proses hukum. Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk kembali tenang dan tidak menimbulkan kegaduhan.

“Kami imbau kepada semua pihak untuk tenang. Mari kita bersama-sama menjaga investasi di Pomalaa. Mudah-mudahan ke depan kejadian ini tidak terjadi lagi,” pesannya.

Di kawasan industri IPIP, sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya iklim investasi yang sehat. Pascainsiden antarpekerja yang terjadi pada 28 Januari 2026, seluruh aktivitas investasi dan pembangunan tetap berjalan normal.

IPIP mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan, mendukung percepatan pembangunan, serta keberlanjutan investasi di Bumi Mekongga. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Promosi Kesehatan di Desa Puubenua, Aksi Nyata PT Vale Perkuat Peran Puskesmas Baula Tekan Ancaman DBD

18 Juni 2026 - 16:43 WITA

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale, Dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 19:12 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Trending di Kolaka