Menu ✖

Mode Gelap
Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penyidikan Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Ali Kamri Atasi Antrean BBM, Bupati Kolaka Pantau Distribusi dan Solar Bersubsidi

Bisnis

MATA Wolo Dukung Program Pemberdayaan Masyarakat PT Ceria

badge-check


 MATA Wolo Dukung Program Pemberdayaan Masyarakat PT Ceria Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Organisasi Masyarakat Lingkar Tambang (MATA) Wolo menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh keberlanjutan proyek Smelter Merah Putih yang dijalankan PT Ceria Nugraha Indotama (CNI). Ini wujud dukungan terhadap pembangunan nasional di sektor hilirisasi nikel.

Ketua MATA Wolo, Fasil Wahyudi menegaskan, masyarakat Wolo siap menjadi bagian dari proses pembangunan berkelanjutan, dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan. Komitmen ini lahir dari kesadaran bersama bahwa kehadiran smelter bukan sekadar proyek industri, melainkan simbol kemandirian ekonomi bangsa dan peluang kemajuan bagi masyarakat di lingkar tambang.

“Kami di Wolo percaya, masa depan yang baik hanya bisa dibangun dengan sinergi. PT Ceria telah menunjukkan komitmen untuk membangun dengan hati dan tanggung jawab sosial. Kami mendukung Smelter Merah Putih karena ini bukan hanya proyek perusahaan, tapi juga proyek bangsa,” katanya.

Karena itu, MATA Wolo menegaskan beberapa poin penting:

  1. Menjaga stabilitas sosial dan keamanan wilayah demi kelancaran proyek nasional Smelter Merah Putih.
  2. Mendukung program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh PT Ceria, terutama dalam peningkatan kapasitas, pendidikan, dan ekonomi lokal.
  3. Membangun komunikasi terbuka dan konstruktif antara warga, pemerintah daerah, dan perusahaan untuk menghindari kesalahpahaman di lapangan.
  4. Berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan, selaras dengan visi pembangunan hijau di Sulawesi Tenggara.

Terkait komitmen MATA Wolo, management PT Ceria Nugraha Indotama memberikan apresiasi dan menyambut baik komitmen tersebut sebagai bentuk kedewasaan sosial masyarakat lingkar tambang. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model baru bagi hubungan perusahaan dan warga, bukan sebagai lawan, tetapi mitra sejajar dalam mewujudkan kemandirian industri nasional.

“Smelter Merah Putih adalah karya gotong royong antara perusahaan, pemerintah, dan rakyat. Dukungan masyarakat seperti MATA Wolo adalah energi moral yang memperkuat semangat kami untuk terus maju,” Ujar Parmin Dasir, Perwakilan Manajemen PT Ceria Nugraha Indorama

Melalui sinergi ini, PT Ceria dan MATA Wolo sepakat melangkah bersama menuju masa depan industri nikel yang lebih berkeadilan, berkelanjutan, dan membanggakan Indonesia.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026, Reklamasi 451 Hektare dan Pulihkan Ekosistem Lingkungan

3 November 2026 - 12:40 WITA

Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani

1 November 2026 - 17:34 WITA

Vale Indonesia Dorong Kemandirian Petani Organik di Kolaka

1 November 2026 - 17:24 WITA

PT Vale Buka Peluang Usaha Lokal dalam Rantai Pasok Proyek IGP Pomalaa

31 Oktober 2026 - 12:37 WITA

Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

30 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Trending di Bisnis