Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Langkah Nyata Wujudkan Towuti Pulih: PT Vale Fokus Bersihkan Sisa Tumpahan dan Tanggapi Aduan Warga

badge-check


 Langkah Nyata Wujudkan Towuti Pulih: PT Vale Fokus Bersihkan Sisa Tumpahan dan Tanggapi Aduan Warga Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, MALILI — Tiga belas hari setelah kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan masyarakat dan lingkungan secara menyeluruh. Fokus perusahaan tidak hanya pada pembersihan fisik, tetapi juga pada penanganan aduan warga sebagai bagian dari transparansi dan tanggung jawab.

Sejak hari pertama, PT Vale menurunkan tim tanggap darurat bersama kontraktor dan ratusan warga untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai terdampak, mulai dari Desa Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, hingga Timampu. Setiap hari, pukul 07.00–15.00 WITA, pekerjaan kemudian terus dilanjutkan selama 24 jam oleh tim PT Vale guna memastikan tidak ada lapisan minyak yang tersisa.

Keseriusan ini diakui oleh Aroyos, warga Dusun Molindowe, Desa Lioka, yang pertama kali menemukan kebocoran. “Sawah saya terdampak, ternak juga. Tapi respon PT Vale sangat cepat. Dari hari pertama langsung sigap, melibatkan kontraktor dan masyarakat, mati-matian untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Hingga hari ke-13, total 162 aduan resmi telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti, Posko Tambahan di Desa Timampu, serta Hotline 24 jam.

Aduan yang masuk mencakup berbagai isu, mulai dari dampak terhadap lahan pertanian, akses air bersih, hingga keluhan kesehatan. Pendekatan transparan ini memastikan setiap suara warga terdengar dan ditindaklanjuti dengan jelas.

Salah satu aduan terkait aroma menyengat di Dusun Molindowe direspons dengan menurunkan tim medis dan tim industrial hygiene untuk memeriksa kesehatan warga sekaligus mengukur kualitas udara.

Masikua, salah satu warga, merasakan manfaat dari langkah tersebut. “Sekarang sudah berangsur pulih. Kalau di dalam rumah, bau sudah tidak tercium lagi, beda dengan minggu lalu. Saya senang, merasa ada perhatian, tidak dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Pemulihan Towuti tidak berhenti pada penanganan darurat. Kerangka pemulihan jangka pendek, menengah, dan panjang telah disusun dengan mengacu pada rekomendasi tim ahli independen dan arahan solutif dari Pemda Luwu Timur.

“Komitmen kami masih sama: memastikan keselamatan warga dan pemulihan lingkungan melalui koordinasi intensif, kolaborasi, dan keterbukaan. Setiap aduan masyarakat adalah prioritas, dan kami akan terus hadir sampai Towuti benar-benar pulih,” ujar Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk.

Pendekatan PT Vale bukan hanya soal tanggung jawab korporasi, tetapi juga tentang kebersamaan. Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembersihan hingga penyelesaian aduan, proses pemulihan menjadi bagian dari gerakan kolektif untuk mengembalikan kehidupan Towuti.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis