Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Komitmen Nyata PT Vale: Kolaborasi dengan Pemda Luwu Timur Turunkan Tim Identifikasi di Towuti

badge-check


 Komitmen Nyata PT Vale: Kolaborasi dengan Pemda Luwu Timur Turunkan Tim Identifikasi di Towuti Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, MALILI – Pasca kebocoran minyak di Sungai Towuti beberapa hari lalu, PT Vale Indonesia bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Timur berkolaborasi menurunkan tim ahli untuk  mengidentifikasi dan meninjau langsung di lokasi.

Hal ini diungkapkan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam di kantor Camat Towuti, Kamis (28/8/2025).

Dalam rapat ini dihadiri oleh perwakilan PT Vale Indonesia, Kapolres Lutim, Pabung, Ketua DPRD Lutim, Camat Towuti, para kepala desa di Towuti, dan warga yang terdampak.

Para warga ini menyampaikan aspirasi langsung dan keluh kesah terhadap pihak yang terlibat. Salah satu pemuda di desa menyampaikan untuk meminta pihak perusahaan bertanggung jawab atas kejadian ini.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengatakan bahwa tim ahli ini akan mengidentifikasi dan meninjau langsung lokasi terkait hal-hal taktis yang segera dilakukan.

Bupati menyampaikan kronologi awal terjadinya kebocoran pipa minyak pada hari sabtu 23 Agustus 2025, dimana Pemda dan PT Vale mengambil langkah cepat untuk mengidentifikasi dan melihat langsung terjadinya kebocoran pipa yang berada di desa yang terdampak.

“Kita harus objektif dalam menentukan dan menyelesaikan persoalan ini, harus adil dan terbuka agar tidak muncul isu-isu yang tidak diinginkan, ” tegas Bupati Irwan Bachri Syam.

Kata dia, Pemda Luwu Timur dan PT Vale bersama-sama mengevaluasi dan melakukan introspeksi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Melalui kejadian ini, kita evaluasi hal-hal teknis yang mungkin menjadi penyebab kebocoran, pengecekan pipa secara berskala agar kedepannya cepat di atasi,” kata Bupati.

Sementara itu, Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah menyatakan komitmen penuh perusahaan untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan sosial yang ditimbulkan.

“Kami tegaskan Manusia, Hewan dan lingkungan adalah yang terpenting. komitmen kami segera melakukan pemulihan dan mitigasi dampak sebagai bentuk tanggung jawab moral kami, selaku perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun di Luwu Timur,” kata Budiawansyah.

Dia juga menyatakan bahwa jika ada hal yang terlewati atau pun luput dari perhatian PT Vale, pihaknya sangat terbuka untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis