Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kolaka

Kominda Kolaka Gelar Rapat Antisipasi Kunjungan Presiden 

badge-check


 Kominda Kolaka Gelar Rapat Antisipasi Kunjungan Presiden  Perbesar

SIBERKITA. ID, KOLAKA — Tim Komunikasi Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kolaka dan Badan Kesbangpol Kolaka menggelar rapat koordinasi di salah  satu rumah makan Kelurahan Balandete, Selasa (16/9/2025).

Pertemuan ini membahas deteksi dini perkembangan situasi menjelang rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo di Kendari dalam rangka pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Nasional pada 11–19 Oktober 2025 mendatang.

Rapat dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Kolaka, Salamansyah M.Sc, yang dihadiri perwakilan Kodim 1412 Kolaka, Polres Kolaka, Kejaksaan Negeri Kolaka, Satpol PP, BIN daerah Kolaka, dan sejumlah pejabat Kesbangpol.

Dalam rapat tersebut, Kepala Kesbangpol menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Meski secara umum kondisi daerah kita cukup aman namun kita harus saling berkoordinasi untuk memastikan situasi tetap aman terkendali,” harapnya.

Sistem pelaporan, kata mantan Kadis Diknas itu dilakukan secara berjenjang mulai dari kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Sementara itu perwakilan Kodim 1412 Kolaka menilai kecil kemungkinan Presiden RI berkunjung ke Kolaka, namun situasi tetap dipantau secara ketat.

Perwakilan Kejaksaan Kolaka mengingatkan potensi adanya aksi unjuk rasa terkait kebijakan pemerintah saat kunjungan Presiden di Sultra.

Selain itu, BIN daerah Kolaka menyampaikan adanya lokasi wisata di Tamborasi yang menjadi salah satu tujuan peserta STQH, sehingga perlu perhatian khusus.

Satpol PP Kolaka menunggu edaran resmi Bupati terkait pengamanan wilayah, sedangkan Polres Kolaka menegaskan hanya melakukan pengawasan terhadap orang asing, sementara penindakan menjadi kewenangan Kantor Imigrasi.

Rapat menyimpulkan perlunya deteksi dini secara terpadu dan berkesinambungan oleh Kominda Kolaka untuk mengantisipasi potensi ancaman serta mencermati setiap perkembangan situasi di daerah.(zer)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka