Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

“Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis

badge-check


 “Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Raut wajah lega tampak dari Siti (29), seorang ibu hamil yang duduk di ruang tunggu Puskesmas Baula, Kabupaten Kolaka, Selasa (31/3/2026). Sejak pagi, ia datang untuk memeriksakan kandungannya—kali ini dengan harapan berbeda. Untuk pertama kalinya, ia bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan tanpa harus pergi jauh ke rumah sakit.

“Biasanya hanya diperiksa di puskesmas. Kalau mau ke dokter spesialis, harus ke Rumah Sakit di Kolaka dan itu tidak selalu bisa,” ujarnya pelan.

Hari itu, harapan Siti terjawab. Melalui program Environmental, Social, and Governance (ESG) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), PT Vale Indonesia Tbk menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Puskesmas Baula. Bagi Siti dan puluhan ibu hamil lainnya, layanan ini menjadi kesempatan langka untuk mengetahui kondisi kehamilan mereka secara lebih menyeluruh.

Di ruang pemeriksaan, satu per satu ibu hamil menjalani skrining. Mereka diperiksa, diberi obat jika diperlukan, sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai kondisi kandungan mereka. Tidak sedikit yang baru mengetahui adanya risiko tertentu dalam kehamilannya.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr H Marwan Abbas, SpOG, yang memimpin pemeriksaan hari itu mengatakan bahwa banyak kasus kehamilan berisiko yang sebelumnya tidak terdeteksi.

“Melalui pemeriksaan ini, kita bisa mengetahui lebih awal kondisi ibu dan janin, sehingga bisa segera ditangani. Ini penting untuk mencegah komplikasi,” ujarnya.

Tak hanya memeriksa pasien, Marwan juga berbagi pengetahuan dengan tenaga kesehatan di puskesmas. Ia memberikan arahan kepada bidan dan dokter umum agar penanganan ibu hamil dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Bagi Siti, pengalaman hari itu membawa ketenangan. Ia mengaku sempat khawatir karena sering merasakan keluhan selama kehamilan, tetapi tidak mengetahui penyebabnya secara pasti.

“Tadi sudah dijelaskan, ternyata masih aman, tapi harus lebih dijaga. Saya jadi lebih tenang sekarang,” katanya sambil tersenyum.

Penanggung Jawab Medis PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, dr Fathurrahman, menjelaskan bahwa program ini memang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya ibu hamil di wilayah sekitar operasional perusahaan.

“Kami ingin mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat. Tidak semua ibu hamil memiliki akses mudah ke rumah sakit, sehingga kehadiran dokter spesialis di puskesmas menjadi sangat penting,” ujarnya.

Menurut dia, program ESG KIA ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Vale dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

Kehadiran layanan ini, lanjut Fathurrahman, tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga pada ketenangan keluarga. Banyak peserta pemeriksaan merupakan keluarga pekerja maupun masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kalau ibu dan anak sehat, keluarga menjadi lebih tenang. Ini juga berdampak pada produktivitas masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

Program ini telah dijadwalkan berlangsung beberapa kali di wilayah pemberdayaan, termasuk di Puskesmas Baula dan Puskesmas Pomalaa, dan direncanakan akan diperluas ke kecamatan lain.

Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di sejumlah daerah, kehadiran dokter spesialis di tingkat puskesmas menjadi harapan baru. Bagi Siti, dan banyak ibu lainnya, layanan ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, melainkan juga rasa aman dalam menanti kelahiran buah hati.

“Semoga program seperti ini terus ada, supaya kami tidak lagi khawatir selama hamil,” ujar Siti.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis