Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Headline

Gempabumi 3,9 SR Akibat Aktivitas Sesar Kolaka, Titiknya di Timur Laut Pomalaa

badge-check


 Gempabumi 3,9 SR Akibat Aktivitas Sesar Kolaka, Titiknya di Timur Laut Pomalaa Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Gempabumi dengan kekuatan 3,9 Skala Richter (SR) melanda wilayah kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), sekitar pukul 23.12 WITA, Selasa (27/7/2021).
Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin S.T mengungkapkan bahwa gempa tektonik tersebut terjadi di sebelah Timur Laut Pomalaa. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi gempabumi ini berkekuatan M=3.9.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.14  LS, 121.62 BT, atau tepatnya berlokasi di Darat pada jarak 4.1 km dengan kedalaman 10 kilo meter.
“Jenis dan mekanisme gempabumi
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kolaka di TimurLaut Pomalaa, Kabupaten Kolaka”, jelas Rudin S.T dalam siaran persnya, Rabu (28/7/2021) dini hari.
Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Kolaka  dengan Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan akan ada truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.
Walau demikian, hingga pukul 23.58 WITA pada Selasa (27/7/2021), hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.
Dia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, masyarakat diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” katanya. (AS)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka

24 Agustus 2026 - 13:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Trending di Bisnis