Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kolaka

Formasi “RI 80” Paskibraka Kolaka: Indah, tapi Hanya Terekam di Latihan

badge-check


 Formasi “RI 80” Paskibraka Kolaka: Indah, tapi Hanya Terekam di Latihan Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA— Ada cerita manis di balik semarak peringatan HUT ke-80 RI di Kolaka.

Para anggota Paskibraka menyiapkan “kejutan kecil” yang sayangnya tak sempat ditampilkan dan dilihat langsung oleh para undangan dan warga pada hari puncak.

Selama lebih dari dua pekan pemusatan latihan, mereka tidak hanya berlatih baris-berbaris.

Pasukan muda Paskibraka ini menyiapkan formasi “RI 80” – simbol sederhana untuk menandai usia kemerdekaan Indonesia.

Bayangkan, puluhan langkah kaki yang teratur membentuk huruf dan angka, indah dipandang dari udara. Rapi, penuh makna, dan sarat semangat kebangsaan.

Namun saat upacara berlangsung di Alun-alun 19 November, hujan deras mengguyur seharian. Formasi spesial itu pun batal diperlihatkan di hadapan ribuan pasang mata. Media yang hadir pun tak sempat mengabadikannya.

Beruntung, beberapa hari sebelumnya–saat gladi– tim pelatih mengizinkan media ini merekam dengan drone.

Dari ketinggian tampak jelas barisan yang dipimpin Agustian Mangiri, Abdur Rasyid, dan Wigra Nugraha membentuk formasi “RI 80” dengan gagah—dan kini hanya tersimpan sebagai arsip dokumentasi.

“Memang disayangkan tidak ada dokumentasi saat upacara. Tapi bisa dimaklumi, cuaca memang tidak mendukung,” kata Kepala Kesbangpol Kolaka, Salamansyah, Kamis (21/8).

Meski formasi itu urung ditampilkan, Salamansyah menegaskan ada hal yang lebih penting, yakni tugas utama Paskibraka berjalan sempurna.

Di tengah hujan deras, mereka berhasil mengibarkan sekaligus menurunkan Sang Merah Putih tanpa satu pun kesalahan.

“Itu yang patut kita syukuri. Semua berjalan lancar,” tambahnya.

Bupati Kolaka Amri Jamaludin dan Wakil Bupati Husmaludin yang bergantian memimpin upacara pengibaran dan penurunan bendera, tetap khidmat menyaksikan prosesi.

Hujan deras tak sedikit pun mengurangi kekhidmatan peringatan kemerdekaan.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Amri memberikan hadiah istimewa.

Seluruh anggota Paskibraka dijanjikan akan diberangkatkan ke “Kota Bunga” Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, untuk mengikuti wisata edukasi—sebuah penutup manis dari perjuangan panjang mereka.

Formasi “RI 80” mungkin hanya sempat hidup di sesi latihan. Namun semangat di baliknya akan tetap dikenang oleh semua yang terlibat. (zer)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka