Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu

Berita Terkini

Buka Puasa Bersama, ANTAM UBPN Kolaka Salurkan Tali Asih ke Pondok Pesantren dan Panti Asuhan

badge-check

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka menggelar buka puasa bersama jajaran manajemen dan karyawannya di pelataran Masjid Nurul Iman Pomalaa, Jumat 16/3/2024).

Buka puasa bersama ini dihadiri langsung oleh Direktur Operasi PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Hartono yang dirangkaikan dengan penyerahan tali asih kepada satu panti asuhan serta tiga pondok pesantren yang ada di Kolaka.

Direktur Operasi PT ANTAM Tbk, Hartono menjelaskan kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan momentum yang sangat krusial bagi ANTAM untuk menguatkan tali silaturahmi antar karyawan dengan manajemen guna memperat kebersamaan cita-cita dalam meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan silaturahmi antar karyawan dengan manajemen sangat penting untuk menjaga kekompakan dalam memenuhi tantangan yang ada. Terlebih lagi, kondisi ANTAM yang saat ini masih merugi akibat anjloknya nilai jual nikel di pasar dunia.

“Kondisi ANTAM sampai awal Maret 2024 dalam keadaan tidak baik, tidak menguntungkan atau merugi. Karena sejak Januari hingga Februari belum menjual, tapi mengeluarkan biaya kebutuhan, baik gaji pegawai dan pembelian material,” jelas Hartono.

Kata dia, kondisi ini juga dialami semua perusahaan-perusahaan nikel dunia. Diantaranya, pabrik nikel Australia kini ditutup, karena tekanan harga pasar yang tidak menguntungkan.

“Khusus Pomalaa, hingga akhir Februari, Pomalaa masih rugi antara Rp250 Milyar sampai Rp300 Milyar. Ini karena harga nikel anjlok dibanding 2023, harga feronikel turun bebas dan ini juga dialami semua perusahaan pabrik nikel dunia,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, lanjut Hartono, silaturahmi menjadi hal yang sangat penting antar karyawan dan manejemen perusahaan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah

4 November 2026 - 22:23 WITA

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kontribusi PNBP

4 November 2026 - 18:51 WITA

Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa

4 November 2026 - 18:37 WITA

Kejari Kolaka Pulihkan Pajak Mineral Bukan Logam dan Bantuan Rp 18 Miliar, Perkuat Pendapatan Daerah

4 November 2026 - 10:57 WITA

Program JAGAT Jangkau 12 Kecamatan, Kejari Kolaka Dorong Perlindungan Hukum bagi Guru

4 November 2026 - 10:44 WITA

Trending di Kolaka