Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu

Berita Terkini

AD/ART Dilanggar, Ruksamin Mundur dari PII dan Tanggalkan Gelar Insinyur

badge-check


 AD/ART Dilanggar, Ruksamin Mundur dari PII dan Tanggalkan Gelar Insinyur Perbesar

SIBERKITA.COM, KENDARI— Karena merasa kecewa dengan berbagai pelanggaran dalam organisasi, Ruksamin, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara mundur dari kepengurusan.

Pengunduran diri Ruksamin disampaikannya dalam rapat Musyawarah Wilayah PII yang digelar disalah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (12/11/2021).

Mundurnya ketua PII yang juga bupati Konut itu dipicu beberapa pelanggaran terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dalam tubuh organisasi.

Meski tidak merinci penyimpangan atau ketidaksesuaian AD/ART dimaksud, Ruksamin dengan tegas menyatakan fakta tersebut mencoreng lembaga.

Karena itu, di hadapan media dan beberapa pengurus PII lainnya Ruksamin secara lantang menyatakan mundur dari kepengurusan dan keanggotaan PII kabupaten Konawe Utara.

“Saya Ruksamin, anggota sekaligus ketua PII Konawe Utara mulai malam hari ini setelah melihat jalannya Muswil PII Sultra yang tidak sesuai dengan Angaran Dasar Anggaran Rumah Tangga, maka dengan ucapan bismillah saya nyatakan mundur dari ketua. Dan bahkan, keanggotaan PII”.

“PII lahir berdasarkan undang-undang Nomor 11 Tahun 2014. Negara mengakui ada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga yang kemudian tidak sesuai lagi sekarang. PII adalah berkumpulnya orang senior, yang kemudian menginjak injak AD ART. Karena itu saya mundurkan diri dari kepengurusan dan keanggotaan,” tegasnya lagi.

Sambil berdiri, Ruksamin langsung melepas baju kepengurusan PII. Setelah itu, ia kembali menegaskan tidak akan menggunakan titel keiinsyurannya lagi.

“Dsini ada yang tidak sesuai AD ART. Maka keanggotaan saya ini, sertifikat saya, ijasah saya, semua akan saya kembalikan. Dan saya tidak akan gunakan lagi titel yang berkaitan dengan keinsyuran saya. Baju saya buka, saya akan kembalikan ke pusat PII besok,” pungkasnya.(is/eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah

4 November 2026 - 22:23 WITA

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kontribusi PNBP

4 November 2026 - 18:51 WITA

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026, Reklamasi 451 Hektare dan Pulihkan Ekosistem Lingkungan

3 November 2026 - 12:40 WITA

Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani

1 November 2026 - 17:34 WITA

Gakkum Kehutanan Tegaskan Pembukaan Lahan di Kawasan Hutan Wajib Berizin

28 Oktober 2026 - 10:08 WITA

Trending di Berita Terkini