Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Bisnis

Wujudkan Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya, PT Vale Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan TB di Pomalaa

badge-check


 Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriani Hamzah Perbesar

Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriani Hamzah

SIBERKITA.ID, KOLAKA — PT Vale Indonesia Tbk, sebuah perusahaan pertambangan nikel berkelanjutan mengukuhkan komitmennya terhadap pembangunan masyarakat melalui implementasi Program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya yang diluncurkan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka, untuk mendkungan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, PT Vale menggelar sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TB) bagi masyarakat Pomalaa, di Jalan Kerapu, Kampung Bajo, Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Kamis (16/10/2025).

Sosialisasi yang dilaksanakan bersama Puskesmas Pomalaa dan pemerintah setempat, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular berisiko tinggi di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri Pomalaa.

Penyakit HIV-AIDS dan TB masih menjadi tantangan kesehatan global. Indonesia termasuk dalam 30 negara dengan beban TB tertinggi di dunia, dengan lebih dari 1 juta kasus TB setiap tahunnya dan sekitar 24.000 kasus TB di antara penderita HIV. Di tingkat lokal, Kabupaten Kolaka turut menghadapi tren peningkatan kasus serupa.

Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Kolaka 2023, terdapat 46 kasus baru HIV—meningkat dari 34 kasus di tahun sebelumnya—dan sekitar 56,5% di antaranya terjadi pada kelompok usia produktif. Mayoritas penderita merupakan laki-laki (80,4%) dan 67% dari kasus telah mendapatkan pengobatan ARV.
Untuk kasus Tuberkulosis (TB), surveilans mencatat 305 pasien positif dari 1.514 orang terduga TB, dengan pola fluktuatif yang dipengaruhi kondisi sosial dan iklim di wilayah tersebut.

Data ini menunjukkan bahwa peningkatan mobilitas penduduk akibat pertumbuhan industri menuntut kewaspadaan lebih tinggi terhadap penyebaran penyakit menular di masyarakat.

Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriani Hamzah menyampaikan pentingnya sinergi lintas pihak dalam menanggulangi penyakit menular. “Dengan meningkatnya jumlah penduduk akibat aktivitas industri, risiko penyebaran penyakit menular juga meningkat. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran penyakit secara lebih efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Pomalaa, Rachmat Hidayat Gavoer menekankan bahwa pencegahan HIV-AIDS adalah tanggung jawab bersama.

“Banyaknya tenaga kerja dari luar dapat meningkatkan risiko penyebaran HIV-AIDS. Kami mengapresiasi langkah PT Vale yang proaktif melaksanakan kegiatan sosialisasi ini. Jangan takut untuk berobat, karena HIV bisa dikendalikan dengan pengobatan rutin,” tegasnya.

Sementara itu, Project Engineer PT Vale IGP Pomalaa, Achmad Siswandi Asdam menegaskan bahwa program kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

“Penandatanganan MoU dengan Pemda Kolaka menjadi tonggak penting kolaborasi antara PT Vale, pemerintah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap langkah operasional perusahaan memberi dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Melalui edukasi kesehatan, bantuan alat medis, beasiswa dokter spesialis, dan sertifikasi tenaga kesehatan, kami ingin memastikan masyarakat Kolaka memiliki akses kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Upaya ini akan terus bergulir ke seluruh Puskesmas di Pomalaa,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, PT Vale juga berkolaborasi dalam promosi kesehatan dan deteksi dini, mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan rutin guna mencegah penyebaran penyakit sejak dini.
“Melalui deteksi dini, kita berharap masyarakat dapat terlindungi sejak awal. Upaya-upaya seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan di wilayah pemberdayaan perusahaan,” tegas Achmad.

Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PT Vale untuk membangun ketahanan kesehatan komunitas sebagai elemen penting dari pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yakni “Menjamin Kehidupan yang Sehat dan Meningkatkan Kesejahteraan untuk Semua Usia.”(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Promosi Kesehatan di Desa Puubenua, Aksi Nyata PT Vale Perkuat Peran Puskesmas Baula Tekan Ancaman DBD

18 Juni 2026 - 16:43 WITA

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale, Dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 19:12 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Trending di Kolaka