Menu ✖

Mode Gelap
Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penyidikan Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Ali Kamri Atasi Antrean BBM, Bupati Kolaka Pantau Distribusi dan Solar Bersubsidi

Bisnis

Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan NAPZA di Puubunga, PT Vale Indonesia Komitmen Mendukung Program Kesehatan Masyarakat

badge-check


 Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan NAPZA di Puubunga, PT Vale Indonesia Komitmen Mendukung Program Kesehatan Masyarakat Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menegaskan komitmennya terhadap pembangunan kesehatan masyarakat lingkar tambang, melalaui Indonesian Growth Project (IGP) Pomalaa melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA (Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya) bagi masyarakat Desa Puubunga, kecamatan Baula, kabupaten Kolaka, Kamis (20/11/2025).

Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanni mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan PT Vale terhadap program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Kolaka Sehat, Bersih dan Berdaya melalui Program Sosial dan Lingkungan.

Tak hanya itu, Aditya juga menjelaskan bahwa program ini menjadi bentuk kepedulian PT Vale kepada masyarakat khususnya yang berada di area pemberdayaan, bkerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baula.

Aditya juga mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama pada generasi muda agar terhindar dari risiko serta dampak buruk penyalahgunaan NAPZA.

“Untuk hari ini khusus di Desa Puubunga, nanti di bulan depan kita akan keliling ke Posyandu yang lain. Target kita, semua desa dan posyandu dalam dua tahun bisa kita datangi untuk memberikan promosi kesehatan ini,” katanya.

Dia menambahkan, penyalahgunaan NAPZA tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Dan dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang terlibat, tetapi juga di lingkungan sekitarnya.

“Untuk dampaknya sendiri yang pertama pastinya kan kesehatan. kesehatan dalam artian orang yang menyalahgunakan narkoba, tentu kondisi kesehatan fisik maupun mentalnya menjadi bermasalah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Nabza ini sangat penting, baik dari sisi perusahaan maupun masyarakat. Karena, nantinya mereka-mereka ini khususnya yang jadi siswa, itu bisa diproyeksikan untuk bekerja di perusahaan.

“Jadi, kita menanamkan mindset pencegahan penyalahgunaan narkoba ini dari awal agar mereka siap produktif untuk bekerja di perusahaan,” kata Aditya.

Sementara, dari sisi masyarakat yang produktif dan bebas narkoba dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, sejahtera, dan harmonis, sehingga angka kriminalitas dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Selain itu, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan meningkatkan kesadaran, memberikan dukungan kepada keluarga dan komunitas, serta melaporkan kasus penyalahgunaan narkoba kepada pihak berwajib.

“Untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba ini, memang harus segala lini harus berperan di sana. Nggak bisa hanya dari polisi, BNN (Badan Narkotika Nasional), tapi semua lini supaya semua sadar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Baula Hasrul Tonapa mengimbau masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan NAPZA guna mencegah kecanduan dan dampak buruk yang ditimbulkan dari obat-obatan terlarang itu.

“NAPZA ini adalah zat atau obat yang dapat menimbulkan perubahan pada kesadaran, pikiran, perasaan, dan prilaku seseorang” benernya.

Saat menyampaikan materi sosialisasi kepada masyarakat serta para siswa SD/SMP di desa Puubunga, Hasrul Tonapa mengingatkan bahaya penyalahgunaan NAPZA.

Kata dia, ada tiga efek bahaya dari penyalahgunaan narkoba, yaitu efek stimulan, depresan, dan halusinogen yang menyerang sistem saraf. Karena itu, penyalahgunaan narkoba dapat merusak jaringan otak para penggunanya.

Hasrul mengingatkan, narkoba dapat menyebabkan kecanduan sehingga sekali mencoba maka akan sulit untuk berhenti.

“Jadi, jangan pernah berani mencoba narkoba jenis apapun. Karena selain berbahaya, narkoba juga dapat merusak masa depan kalian. Kalian masih memiliki jalan yang panjang untuk meraih masa depan cerah. Jangan merusaknya dengan mencoba narkoba,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Puubunga Sutaji menyampaikan apresiasinya kepada PT Vale karena peduli kepada masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan NAPZA bagi masyarakatnya.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program sosial lingkungan ini dari PT Vale. Dan muda-mudahan di desa-desa lain juga bisa begini nanti,” kata Sutaji.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026, Reklamasi 451 Hektare dan Pulihkan Ekosistem Lingkungan

3 November 2026 - 12:40 WITA

Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani

1 November 2026 - 17:34 WITA

Vale Indonesia Dorong Kemandirian Petani Organik di Kolaka

1 November 2026 - 17:24 WITA

PT Vale Buka Peluang Usaha Lokal dalam Rantai Pasok Proyek IGP Pomalaa

31 Oktober 2026 - 12:37 WITA

Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

30 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Trending di Bisnis