SIBERKITA.ID, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar Training Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi tenaga kesehatan di kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (14/11/2025).
Kegiatan ini merupakan upaya PT Vale menyiapkan tenaga kesehatan dalam menangani kegawat daruratan trauma dan kardiak, sebagai salah satu pilar utama dalam sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Senior Coordinator Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr Aditya Hafria Vanani mengatakan, training ini dilakukan dalam dua fase, dimana fase pertama dilaksanakan secara virtual pada tanggal 10-12 November 2025. Kemudian fase kedua dilakukan pada tanggal 14-16 November 2025 secara tatap muka langsung di Aula Kantor Kecamatan Pomalaa.
Perserta pelatihan ini berjumlah 30 tenaga kesehatan yang bertugas di kecamatan Pomalaa, Tanggetada, Baula dan Wundulako. Dimana empat kecamatan tersebut berada di jalan poros dengan resiko terjadinya kecelakaan lalulintas sangat tinggi.
“Selain itu, melihat tenaga medis di wilayah itu BTCLS nya sudah kadaluarsa dan perlu diperbaharui. Karena itu, PT Vale tampil membantu mereka memfasilitasi, sehingga nantinya mereka bisa menolong masyarakat ketika terjadi kegawat daruratan,” kata dr. Aditya Hafria Vanani.
Dia juga menyampaikan bahwa, kegiatan training BTCLS merupakan komitmen PT Vale dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional tenaga kesehatan dalam menatalaksana pasien gawat darurat trauma dan kardiak secara komprehensif.
“Sisi positifnya, ketika ada karyawan PT Vale yang kena musibah kecelakaan pada saat menuju tempat kerja, dapat dibantu tenaga medis yang sudah melakukan training BTCLS,” katanya.
Dalam training ini, peserta mendapat materi pertolongan pada serangan jantung, cedera kepala, cedera dada, patah tulang dan kegawat daruratan benturan yang terjadi pada kasus kecelakaan, sehingga nantinya setelah training dapat mempraktekan, baik di IGD maupun dimanapun mereka berada.
“Training BTCLS ini akan kami lakukan kembali pada tahun depan dengan kuota yang sama yakni 30 peserta. Jika sudah terpenuhi pada 4 kecamatan yang ada dalam ring 1, kami akan mengambil tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Kolaka,” kata dr Aditya Hafria Vanani.
Camat Pomalaa yang diwakili Kasi pembangunan masyarakat Desa/Kelurahan, Laode Ndikode menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Vale yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sebab training BTCLS sangat penting bagi tenaga medis dalam meningkatkan kafasitasnya, sehingga mereka bisa menambah ilmu dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat.
“Ini merupakan langkah baik bagi perusahaan yang beraktivitas di Kecamatan Pomalaa dan itu di contohkan PT Vale, demi peningkatan SDM bagi tenaga medis di daerah ini,” kata Laode Ndikode.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Kolaka yang diwakili kepala puskesmas Pomalaa, dr Alriyani Hamzah juga menyampaikan apresiasi pada PT Vale, sebab training BTCLS sangat berguna bagi tenaga medis dalam meningkatkan kompetensi mereka, apalagi selama ini jika melakukan training BTCLS itu secara mandiri dan biaya sangat mahal dilakukan di Kendari maupun Makassar. Namun dengan kehadiran PT Vale diberikan fasilitas secara gratis.
“Ini berkah bagi tenaga medis yang ada di ring 1 PT Vale, meliputi Kecamatan Pomalaa, Tanggetada, Baula dan Wundulako,” katanya.
Alriyani berharap peserta training BTCLS dapat mengikuti semua materi, dan nantinya ilmu yang dipelajari bisa diaplikasikan untuk menolong masyarakat yang mengalami hal kegawat daruratan. (*)





























