Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Komitmen Bersama untuk Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal, PT Vale dan Pemkab Kolaka Sosialisasi Nota Kesepahaman

badge-check


 Komitmen Bersama untuk Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal, PT Vale dan Pemkab Kolaka Sosialisasi Nota Kesepahaman Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID – Holding BUMN Pertambangan, bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka melaksanakan Sosialisasi Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal di Gedung Sultan Raja, Kolaka.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kolaka, serta 39 mitra kontraktor PT Vale yang terdiri atas 15 kontraktor nasional dan 24 kontraktor lokal. Melalui MoU ini, PT Vale menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam penguatan kapasitas masyarakat lokal, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha di wilayah operasi perusahaan, khususnya di Blok Pomalaa.

“Nota Kesepahaman yang disosialisasikan bukan hanya dokumen formal, tetapi simbol tekad bersama untuk menjadikan Kolaka semakin maju dan berdaya saing,” ujar Mohammad Rifai, Head of Pomalaa Project PT Vale Indonesia.

“Komitmen ini sudah berjalan bahkan sebelum penandatanganan MoU, dan menjadi pijakan kuat untuk mengoptimalkan peran tenaga kerja serta pengusaha lokal dalam proyek kami.”

Sementara itu, Bupati Kolaka H. Amri SSTP, M.Si menyampaikan apresiasi terhadap langkah PT Vale dalam menyusun MoU yang memperhatikan kearifan lokal dan keadilan sosial, terutama dalam pola rekrutmen tenaga kerja.

“Tenaga kerja lokal harus diberi kesempatan lebih luas. Jika kuota belum terpenuhi, harus ada gelombang kedua khusus untuk masyarakat Kolaka. Kami tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton dalam investasi besar ini,” tegasnya.

Bupati Amri juga menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak pekerja, seperti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan transparansi dalam penggunaan tenaga kerja asing. Pemerintah Daerah, lanjutnya, siap mendukung investasi yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui penyederhanaan proses perizinan dan koordinasi lintas lembaga.

Sinergi antara PT Vale dan Pemkab Kolaka ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pembangunan daerah yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

MoU ini diharapkan menjadi fondasi jangka panjang bagi penguatan ekosistem industri pertambangan di Kolaka, sekaligus memperkuat kontribusi sektor tambang terhadap visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengusaha lokal.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis