Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Tangani Krisis, PT Vale Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Penanganan Kebocoran Pipa di Towuti

badge-check


 Tangani Krisis, PT Vale Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Penanganan Kebocoran Pipa di Towuti Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, MALILI Insiden kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, pada Sabtu, 23 Agustus 2025, menjadi bukti nyata bahwa kekuatan gotong royong adalah kunci menghadapi krisis. Sejak detik pertama, pemerintah, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) dan pemangku kepentingan berkolaborasi memastikan penanggulangan dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan warga serta pemulihan lingkungan.

Sejak pukul 07.30 WITA, PT Vale mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan menurunkan Emergency Response Group (ERG) ke lokasi. Melalui koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Towuti, BPBD, DLH Luwu Timur, aparat kepolisian, dan TNI, terbentuklah tim terpadu yang hingga kini bekerja siang dan malam. Namun di balik langkah teknis, solidaritas warga memberi kekuatan tambahan. Di Dusun Malindowe, para ibu membuka dapur mereka untuk memasak bagi ratusan petugas lapangan, menjadikan kebersamaan sebagai energi pemulihan.

Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci penanganan. “Kami melihat kekuatan luar biasa ketika pemerintah, PT Vale dan pemangku kepentingan bekerja sebagai satu tim. Dari tindakan teknis di lapangan hingga dukungan ibu-ibu yang memanfaatkan dapur mereka memasak untuk petugas dan relawan yang ada di lapangan. Hal ini adalah bagian dari energi pemulihan,” ujarnya.

Endra menjelaskan, PT Vale berkomitmen untuk memastikan penanganan cepat, transparan, dan bertanggung jawab, dengan tujuan utama memulihkan kondisi masyarakat dan lingkungan.

Hingga saat ini, tim terpadu telah melakukan isolasi dan perbaikan pipa, pemasangan slick bar dan boom absorbent di titik kritis, pengurasan minyak (MFO) dengan mobilisasi tangki penampung, serta inventarisasi area terdampak untuk pemulihan transparan. Semua langkah dipantau setiap hari oleh DLH Luwu Timur guna memastikan akuntabilitas publik.

Bagi PT Vale, insiden ini menegaskan kembali bahwa keberlanjutan bisnis tidak terlepas dari manusia dan lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya sebuah proses teknis, melainkan perjalanan bersama untuk menjaga kehidupan dan alam di Luwu Timur.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis