Menu

Mode Gelap
MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional

Kampus

Tim Kosabangsa USN Kolaka dan UHO Helat Pelatihan dan Bimtek Wirausaha dan Tangkap Peluang Usaha

badge-check


 Tim Kosabangsa USN Kolaka dan UHO Helat Pelatihan dan Bimtek Wirausaha dan Tangkap Peluang Usaha Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Tim Kosabangsa Universitas Sembilanbelas November (USN) dan Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) penciptaan wirausaha baru dan menangkap peluang usaha di Kelompok PKK Desa Hakatutobu, kecamatan Pomalaa, kabupten Kolaka.

Salah seorang pemateri Yuli Purbaningsih mengatakan, materi yang diberikan adalah bagaimana melihat peluang usaha memahami sebuah kondisi yang dapat memberikan kesempatan untuk masyarakat, terutama menentukan bisnis serta dapat mencapai tujuannya. Secara khusus, peluang usaha adalah ide, gagasan atau prospek yang bisa dikembangkan oleh masyarakat untuk memperoleh pendapatan.

“Potensi merupakan dasar membangun peluang usaha karena peluang tersebut merupakan sebuah kesempatan yang akan didapatkan oleh masyarakat, demi mendapatkan tujuan dengan cara melakukan sebuah usaha yang akan memanfaatkan berbagai macam sumber daya yang akan dimiliki. Tujuan dari bisnis sendiri dilakukan dengan usaha tertentu dan menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efektif memberikan peningkatan pengetahuan dan kapasitas, dalam rangka peningkatan income generating, kemampuan dan keterampilan serta kemampuan menangkap peluang usaha melalui pemanfaatan sumber daya alam di laut yang akan terintegrasi pada upaya pemulihan perekonomian,” paparnya.

Ia menjelaskan, dengan melakukan kegiatan produktif pada masyarakat dapat menciptakan lapangan kerja yakni berwirausaha, membuka peluang tumbuhnya usaha mikro, kecil,dan menengah. Berdasarkan 17 tujuan dan sasaran global tahun 2030 SDGs pada beberapa point penting yakni Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Hilirisasi, Pemodelan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berkelanjutan dilakukan secara langsung dengan jenis pendekatan kelompok. Diharapkan para perempuan di Desa Hakatutobu memiliki kontribusi pendapatan keluarga, dan khususnya kelompok PKK sebagai penggerak dapat melakukan kegiatan bisnis sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga.

“Hal ini berdasarkan tujuan SDGs yakni mendapatkan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Melalui pemberdayaan masyarakat bertujuan, untuk mencapai tingkat produktivitas ekonomi yang lebih tinggi, melalui pemanfaatan hasil perikanan sebagai upaya peningkatan pendapatan dan pemanfaatan sumber daya alam dari laut yang akan terintegrasi pada upaya pemulihan perekonomian,” jelasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terkait Ketegangan Jalur Hauling di Pomalaa, Bupati Kolaka: Jangan Ada Premanisme Industrial

5 Agustus 2026 - 16:47 WITA

MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

5 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Laut Kita, Masa Depan Kita: Mahasiswa KKN USN Kolaka Edukasi Pelajar Peduli Ekosistem Laut

4 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik

31 Juli 2026 - 17:39 WITA

Rotasi 32 ASN, Bupati Kolaka Tekankan Jabatan sebagai Amanah Pelayanan Publik

23 Juli 2026 - 19:15 WITA

Trending di Kolaka