Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kampus

Tim Kosabangsa USN Kolaka dan UHO Helat Pelatihan dan Bimtek Wirausaha dan Tangkap Peluang Usaha

badge-check


 Tim Kosabangsa USN Kolaka dan UHO Helat Pelatihan dan Bimtek Wirausaha dan Tangkap Peluang Usaha Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Tim Kosabangsa Universitas Sembilanbelas November (USN) dan Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) penciptaan wirausaha baru dan menangkap peluang usaha di Kelompok PKK Desa Hakatutobu, kecamatan Pomalaa, kabupten Kolaka.

Salah seorang pemateri Yuli Purbaningsih mengatakan, materi yang diberikan adalah bagaimana melihat peluang usaha memahami sebuah kondisi yang dapat memberikan kesempatan untuk masyarakat, terutama menentukan bisnis serta dapat mencapai tujuannya. Secara khusus, peluang usaha adalah ide, gagasan atau prospek yang bisa dikembangkan oleh masyarakat untuk memperoleh pendapatan.

“Potensi merupakan dasar membangun peluang usaha karena peluang tersebut merupakan sebuah kesempatan yang akan didapatkan oleh masyarakat, demi mendapatkan tujuan dengan cara melakukan sebuah usaha yang akan memanfaatkan berbagai macam sumber daya yang akan dimiliki. Tujuan dari bisnis sendiri dilakukan dengan usaha tertentu dan menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efektif memberikan peningkatan pengetahuan dan kapasitas, dalam rangka peningkatan income generating, kemampuan dan keterampilan serta kemampuan menangkap peluang usaha melalui pemanfaatan sumber daya alam di laut yang akan terintegrasi pada upaya pemulihan perekonomian,” paparnya.

Ia menjelaskan, dengan melakukan kegiatan produktif pada masyarakat dapat menciptakan lapangan kerja yakni berwirausaha, membuka peluang tumbuhnya usaha mikro, kecil,dan menengah. Berdasarkan 17 tujuan dan sasaran global tahun 2030 SDGs pada beberapa point penting yakni Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Hilirisasi, Pemodelan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Berkelanjutan dilakukan secara langsung dengan jenis pendekatan kelompok. Diharapkan para perempuan di Desa Hakatutobu memiliki kontribusi pendapatan keluarga, dan khususnya kelompok PKK sebagai penggerak dapat melakukan kegiatan bisnis sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga.

“Hal ini berdasarkan tujuan SDGs yakni mendapatkan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Melalui pemberdayaan masyarakat bertujuan, untuk mencapai tingkat produktivitas ekonomi yang lebih tinggi, melalui pemanfaatan hasil perikanan sebagai upaya peningkatan pendapatan dan pemanfaatan sumber daya alam dari laut yang akan terintegrasi pada upaya pemulihan perekonomian,” jelasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

USN Kolaka Wakili Sutra di PEKSIMINAS XVIII 2026 Cabang Seni Tari

9 September 2026 - 16:11 WITA

Usai KKN, Mahasiswa USN Kolaka Tinggalkan Jejak Digital di Wakea Kea

7 September 2026 - 08:59 WITA

Kado untuk Rektor Baru, Dua Prodi FISIE USN Kolaka Raih Akreditasi Unggul

3 September 2026 - 05:57 WITA

Trending di Kampus