Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Berita Terkini

Program Padakuan ANTAM UBPN Kolaka Raih Anugerah CSR dan PDB Award 2024

badge-check


 Program Padakuan ANTAM UBPN Kolaka Raih Anugerah CSR dan PDB Award 2024 Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Program Padakuan (PemberDayaan mAsyarakat berbasis pembangunan berKelanjUtAn) yang digagas PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka berhasil meraih penghargaan pada anugerah CSR dan PDB (Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pembangunan) Award 2024 yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, Selasa (7/5/2024) lalu.

Anugerah CSR & PDB Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan, lembaga non-pemerintah, dan perorangan atas jasa yang memiliki komitmen dalam membantu percepatan pembangunan desa melalui pelibatan dan pengembangan BUM Desa/BUMDes maupun kegiatan CSR lainnya.

Penghargaan ini diberikan tiap tahun dan tahun ini merupakan tahun ketiga yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bekerja sama dengan ISSF sesuai dengan MoU yang ditandatangani bersama pada akhir tahun 2021.

Eksternal Relation and CSR PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Bambang Tri Ariwibowo menjelaskan, program Padakuan merupakan gagasan implementasi CSR dan program PPM ANTAM untuk mengintervensi sektor peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan perbaikan lingkungan alamnya.

Program ini telah menjadi konsen ANTAM UBPN Kolaka selama beberapa tahun terkahir, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap perbaikan kualitas penghidupan masyarakat di sekitar lokasi tambang, di kecamatan Pomalaa.

“Sebagai Perusahaan yang mengutamakan keberlanjutan, ANTAM senantiasa berupaya menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujar Bambang Tri Ariwibowo dalam siaran persnya, Selasa (28/5/2024).

Ia menuturkan, ANTAM berkomitmen untuk maju dan bertumbuh bersama masyarakat dengan mendistribusikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga dapat turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Hal ini dilakukan melalui pendekatan dan strategi ANTAM dalam berbagai program pengembangan masyarakat yang melibatkan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi. Salah satu contohnya, adanya Program Padakuan, dengan memanfaatkan habitat mangrove dan terumbu karang yang ada di perairan Hakatutobu sebagai kawasan Ecoeduwisata kabupaten Kolaka. Padakuan berasal dari bahasa suku Bajau, yang dalam bahasa Indonesia berarti gotong royong.

“Program ini dilakukan secara gotong royong dengan memfokuskan sasarannya pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara seimbang,” jelasnya.

ANTAM berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Alam Laut (KAPAL) Kolaka dan pemerintah desa Hakatutobu dalam membina Kelompok Sadarwisata (Pokdarwis) serta kelompok nelayan di desa itu untuk menjaga lingkungan pesisirnya dari tekanan destructif fishing dan pencemaran perairan laut melalui pengembangan Karamba sebagai lokasi wisata.

Program ini dimulai sejak akhir tahun 2016, dimana ANTAM Kelompok Pecinta Alam Laut (KAPAL) Kolaka mengintervensi krisis ekosisitem perairan laut desa Hakatutobu melalui kegiatan transplantasi terumbu karang serta penanaman mangrove di pesisir desa.

Sampai saat ini, program ini telah berhasil merehabilitasi terumbu karang di desa Hakatutobu dari tahun ke tahun. Selain itu, secara periodik, ANTAM bersama KAPAL Kolaka melakukan pendampingan dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat di desa Hakatutobu. Terdapat kawasan seluas satu hektar yang dimanfaatkan dalam program lingkungan ini.

ANTAM juga turut menghadirkan berbagai fasilitas pendukung, seperti pembangunan jembatan titian, pemasangan lampu listrik tenaga surya perbaikan dermaga Karamba, perbaikan pematang dan Gazebo yang bverkolaborasi dengan pemerintah desa yang di desai dalam program Ecoeduwisata.

Program Ecoeduwisata merupakan salah satu terobosan ANTAM yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan wisata bahari berbasis pendidikan. Harapannya, program ini dapat menjadi sumber mata pencaharian alternatif nelayan untuk meningkatkan ekonominya.

Program Ecoeduwisata dikemas dengan menawarkan paket wisata penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang, dimana nantinya wisatawan yang berkunjung di Karamba akan disuguhi pengalaman menanam mangrove atau melakukan transplantasi terumbu karang.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Promosi Kesehatan di Desa Puubenua, Aksi Nyata PT Vale Perkuat Peran Puskesmas Baula Tekan Ancaman DBD

18 Juni 2026 - 16:43 WITA

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale, Dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 19:12 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Trending di Kolaka