Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Berita Terkini

ANTAM Dukung Pengembangan Bisnis Pembuatan Roti Pomalaa

badge-check


 ANTAM Dukung Pengembangan Bisnis Pembuatan Roti Pomalaa Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka berkontribusi dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasinya, salah satunya memberikan bantuan peralatan usaha pembuatan roti Irma Bakery milik Saharuddin, warga desa Tambea, Kecamatan Pomalaa, kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Bantuan tersebut terdiri dari mesin pemanggang roti, mixer dan mesin pengembang roti yang diserahkan langsung oleh pengurus pusat Persatuan Wanita Aneka Tambang (PWAT), Rini Acham Ardianto bersama pengurus PWAT UBPN Kolaka, dan jajaran CSR ANTAM UBPN Kolaka, di tempat pengolahan roti Irma Bakery, desa Tambea, Kecamatan Pomalaa, Selasa (7/11/2023).

Pengurus Pusat PWAT, Rini Achmad Ardianto didampingi Ketua PWAT UBPN Sultra, Hilda Nilus dan jajarannya secara simbolis menyerahkan bantuan satu set mesin pembuatan roti kepada Saharuddin, pemilik Irma Bakery di desa Tambea, Selasa (7/11/2023). FOTO: Abdul Saban/SIBERKITA.COM

Pengurus Pusat PWAT, Rini Achmad Ardianto didampingi Ketua PWAT UBPN Sultra, Hilda Nilus dan jajarannya secara simbolis menyerahkan bantuan satu set mesin pembuatan roti kepada Saharuddin, pemilik Irma Bakery di desa Tambea, Selasa (7/11/2023). FOTO: Abdul Saban/SIBERKITA.COM

“Kegiatan ini sesuai visi-misi PWAT, yakni turut berkontribusi terhadap masyarakat yang ada di sekitar perusahaan. Kegiatan ini telah berlangsung lama. Dimana PWAT bekerjasam dengan CSR yang ada disetiap unit bisnis turut mengambil peran dalam bersinergi dengan mitra ANTAM membangun daerah,” ujar Rini Achmad Ardianto.

Dia membandingkan kondisi kecamatan Pomalaa saat ini dengan tingkat perekonomian sekitar 10 tahun silam. Dimana saat ini, daerah yang terkenal dengan daerah penghasil nikel ini sudah terlihat lebih maju, dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi.

Menurutnya, hal ini tidak lepas dari efek domino terhadap kehadiran ANTAM di Pomalaa, serta kepedulian perusahaan tersebut dalam memfasilitasi dunia usaha untuk maju dan berkembang hingga seperti saat ini.

Dia juga mengapreasi keuletan yang dimiliki Saharuddin (30) dan Irmayana (27), pasangan suami isteri pemilik pengolahan roti Irma Bakery di desa Tambea. Menurutnya, keuletan dan kerjasama suami-isteri itu dalam merintis usahanya perlu dijadikan contoh dalam membangun perekonomian keluarga.

Ketua PWAT UBPN Kolaka, Hilda Nilus bersama jajarannya didampingi pengurus pusat PWAT secara simbolis menyerahkan bantuan bahan pembuatan roti kepada Irmayani, pemilik Irma Bakery di desa Tambea, (7/11/2023). FOTO: Abdul Saban/SIBERKITA.COM

Ketua PWAT UBPN Kolaka, Hilda Nilus bersama jajarannya didampingi pengurus pusat PWAT secara simbolis menyerahkan bantuan bahan pembuatan roti kepada Irmayani, pemilik Irma Bakery di desa Tambea, (7/11/2023). FOTO: Abdul Saban/SIBERKITA.COM

“Saya terkesan dengan semangat mereka untuk berbuat, dan tidak menyerah. Jadi suaminya itu berhenti dari pekerjaannya di perusahaan roti dan berusaha mandiri dengan menbangun usaha sediri. Jadi mereka bagus sekali kerjasamanya antara suami-isteri, saling menyokong,” ujarnya.

Dia juga berharap, dukungan ini tidak hanya sebatas pada pemberiaan fasilitas produksi. Tapi, kedepannya dapat disupport dengan bantuan modal usaha serta pengembangan manajemen pengelolaan usahanya.

Sementara itu, Saharuddin sebagai pemilik pengelolaan roti Irma Bakery mengungkapkan rasa terimakasihnya atas bantuan perlatan produksi pembuatan roti dari ANTAM. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu pengembangan usahanya, yang tadinya hanya bisa produksi 200 biji roti sehari karena keterbatasan alat, Namun dengan alat yang baru ini, dia optimis bisa menghasilkan 500 biji roti per hari.

Saharuddin memulai bisnis rotinya sejak tahun 2020 lalu, sejak dia berhenti sebagai sales roti di salah satu toko di kecamatan Pomalaa, pria asal desa Tambea ini memutuskan membangun usahanya sendiri dengan meminjam dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp25 juta sebagai modal awal.

Untuk memperdalam pengetahunnya tentang pembuatan roti, Saharuddin bersama isterinya bahkan sempat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan tepung dengan brand ternama, di Surabaya.

Berbekal ilmu pelatihan dan pengalamannya selama menjadi sales rati, Saharuddin kini memulai usahanya yang kini mengantarkannya sebagai pengusaha roti ternama di kabupaten Kolaka. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Promosi Kesehatan di Desa Puubenua, Aksi Nyata PT Vale Perkuat Peran Puskesmas Baula Tekan Ancaman DBD

18 Juni 2026 - 16:43 WITA

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale, Dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 19:12 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Trending di Kolaka