Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

Kasus Baru Terus Bertambah, Gustas Covid-19 Kolaka Tidak Tegas Terapkan Aturan?

badge-check


 Kasus Baru Terus Bertambah, Gustas Covid-19 Kolaka Tidak Tegas Terapkan Aturan? Perbesar

Satgas Covid-19 dari unsur TNI dan Polri saat sosialisasi Prokes di tempat keramaian

SIBERKITA.COM, KOLAKA–Kecamatan Kolaka hingga saat ini masih menempati peringkat pertama dalam hal prevalensi Covid-19 di Kabupaten Kolaka, di atas kecamatan Pomalaa.

Selain karena jumlah penduduk yang besar serta mobilitas warga yang tinggi, kesadaran masyarakat untuk mematuhi himbauan penerapan Prokes juga turut memengaruhi laju pertambahan kasus baru.

Terkait cepatnya laju pertambahan kasus baru di wilayahnya, Camat Kolaka Amri Jamaluddin menaruh harapan besar kepada warga kecamatan Kolaka sealu patuh dan tidak meremehkan kondisi pandemi.

Dikatakan Amri, tingkat kesadaran masyarakat merupakan hal terpenting dalam pengendalian wabah penyakit seperti Covid.

“Kuncinya sebenarnya kesadaran. Kita tidak pernah tahu siapa disekitar kita yang berpotensi menyebarkan dan dimana tempat kita bisa terpapar. Makanya kita tidak pernah berhenti mengeluarkan himbauan atau penertiban jika perlu,” tegas Amri usai menghadiri rapat persiapan menyambut HUT RI ke-76 di kantor bupati Kolaka, Selasa (3/8/2021).

Diakui Amri, kesadaran masyarakat menyikapi pandemi Covid memang bukan satu-satunya penentu untuk menekan laju pertumbuhan kasus baru.

Ketegasan dalam menegakkan aturan selama masa pandemi Covid seperti sekarang tegas Amri juga berperan penting dalam hal itu.

Karena itu, sebagai bagian dari  penyelenggara aturan selama masa pandemi Amri yakin semua pihak, terutama sesama anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kolaka dapat bisa lebih tegas lagi.

“Harus kita akui teman-teman Polri dan TNI sudah melakukan tugas mereka dengan sangat baik. Dan itu sudah terbukti di lapangan. Tapi selain unsur TNI dan Polri ada juga elemen lain yang perlu lebih tegas lagi,”

“Misalnya dalam hal disiplin menerapkan larangan untuk menggelar hajatan pesta atau semacamnya. Ketegasan untuk menimbulkan efek jera perlu ada,” tambahnya.

Diungkapkan Amri, kedudukan aparat kecamatan dalam urutan prosedur penentuan izin keramaian pesta atau kegiatan semacamnya tidak dominanasi.

“Penentu akhir ada pada kolektivitas Satgas. Kita semua sudah sepakat harus tegas. Dan perlu ada contoh yang bisa diikuti, karena itu kita berharap kalau sudah ada larangan untuk sementara waktu tidak menggelar acara maka itu harus dipatuhi. Jangan ada lagi yang memaksa-maksa diberi izin,” ujarnya.(eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka