Menu

Mode Gelap
Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola

Bisnis

Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka

badge-check


 Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Riuh rendah perayaan hari ulang tahun perusahaan biasanya dipenuhi panggung dan seremoni. Namun PT Vale Indonesia justru menampilkan hal berbeda. Sebanyak 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Kolaka justru mendapat ruang untuk memperkenalkan produk dan memperluas pasar. Mereka hadir bukan sekadar sebagai pengisi stan, melainkan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi lokal.

Ruang itu hadir melalui Vale Food Festival, salah satu agenda rangkaian HUT ke-58 PT Vale Indonesia Tbk yang digelar di Alun-Alun 19 November, Kabupaten Kolaka, 22-26 Agustus 2026.

Mokent ini menjadi langkah nyata kolaborasi PT Vale IGP Pomalaa, Pemda Kolaka, KADIN, dan HIPMI yang membuka ruang pasar bagi pelaku usaha kecil, dimana momentum perayaan HUT perusahaan diarahkan menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah.

Festival tersebut mempertemukan PT Vale, Pemerintah Kabupaten Kolaka, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kolaka, serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kolaka. Kolaborasi itu diarahkan bukan hanya untuk menyediakan tempat berjualan, tetapi juga membuka akses pasar dan memperluas jejaring pelaku usaha lokal.

Bagi UMKM, ruang semacam itu penting. Persoalan usaha kecil tidak selalu berhenti pada kemampuan memproduksi barang. Akses terhadap konsumen, jaringan usaha, promosi, dan kesempatan bertemu dengan pelaku ekonomi lain kerap menjadi bagian dari tantangan yang menentukan kemampuan mereka bertahan dan berkembang.

Head External Relations Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, mengatakan keterlibatan 150 UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya penguatan ekonomi riil.

“Dengan kolaborasi semua pihak—karyawan, masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan—kita bisa mengubah tantangan menjadi peluang untuk terus memperbaiki diri,” kata Endra.

Menurut dia, penguatan UMKM merupakan bagian dari upaya memperbesar manfaat keberadaan perusahaan di wilayah operasi dan pengembangan proyek.

Momentum ulang tahun, dengan demikian, tidak semata menjadi penanda usia perusahaan. Bagi PT Vale, peringatan ke-58 tahun juga digunakan untuk mempertemukan berbagai unsur yang memiliki kepentingan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Bukan Sekadar Tenant

Ketua Panitia Vale Food Festival Febri Raharjo menegaskan, 150 UMKM yang terlibat tidak diposisikan hanya sebagai tenant untuk memenuhi ruang festival.

“Vale Food Festival bukan sekadar menghadirkan tenant untuk berjualan, melainkan bagian dari upaya membuka akses pasar, memperluas jaringan, dan meningkatkan peluang ekonomi bagi UMKM lokal,” ujarnya.

Kehadiran KADIN dan HIPMI dalam kegiatan tersebut memperluas jejaring dengan mempertemukan UMKM dengan ekosistem dunia usaha di Kolaka. Sementara pemerintah daerah memberikan dukungan agar ruang promosi tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha lokal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Muh. Akbar mengatakan keterlibatan UMKM menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata PT Vale terhadap penggerakan ekonomi kerakyatan.

“Usia 58 tahun adalah bukti ketangguhan, kematangan, dan konsistensi PT Vale. Tema ‘Tangguh dan Bertanggung Jawab’ sangat relevan—tangguh menghadapi tantangan industri global dan bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan serta kesejahteraan warga,” katanya.

Ia menilai pelibatan 150 UMKM menjadi penting karena manfaat pertumbuhan usaha kecil dapat mengalir ke lingkungan ekonomi yang lebih luas.

Ketika sebuah usaha mendapatkan pasar, misalnya, manfaatnya tidak berhenti pada pemilik usaha. Ada pekerja yang memperoleh penghasilan, pemasok yang mendapatkan pesanan, keluarga yang ikut menikmati pendapatan, hingga perputaran uang yang tetap berada di daerah.

Dari titik inilah, dukungan terhadap UMKM dapat dilihat bukan sebagai kegiatan tambahan, melainkan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah.

Dari Ekonomi ke Lingkungan

Rangkaian HUT ke-58 PT Vale di IGP Pomalaa tidak berhenti pada agenda ekonomi. Selama lima hari, kegiatan juga diisi dengan program pendidikan, kesehatan, sosial, dan lingkungan.

Festival Talenta Cilik, misalnya, menghadirkan ruang bagi anak-anak tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar untuk menampilkan kreativitas melalui lomba mewarnai, membaca puisi, menyanyi, hingga peragaan busana.

Di bidang kesehatan, kegiatan senam sehat melibatkan karyawan dan masyarakat. Aksi donor darah juga digelar untuk mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Kolaka.

Sementara pada bidang lingkungan, PT Vale menyerahkan bibit pohon secara simbolis kepada Yonif TP 869/Taawu sebagai bagian dari dukungan terhadap penghijauan dan pelestarian lingkungan.

Ragam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa hubungan perusahaan dengan masyarakat tidak hanya dibangun melalui aktivitas ekonomi. Ada ruang sosial yang perlu dirawat, kesehatan yang harus diperkuat, generasi muda yang perlu diberi ruang tumbuh, dan lingkungan yang harus dijaga.

Tema HUT ke-58 PT Vale, “Tangguh dan Bertanggung Jawab”, akhirnya menemukan bentuknya dalam rangkaian kegiatan yang melibatkan banyak pihak.

Di Kolaka, ketangguhan itu tidak hanya diukur dari kemampuan perusahaan melewati perubahan industri selama hampir enam dekade. Ukurannya juga berada di luar pagar perusahaan: sejauh mana keberadaan industri ikut membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh.

Dalam konteks itu, 150 UMKM yang hadir di Vale Food Festival menjadi lebih dari sekadar angka. Mereka adalah bagian dari ekosistem ekonomi lokal yang sedang dibangun—dengan kolaborasi sebagai modal dan keberlanjutan sebagai tujuan.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Vale Gandeng Pemda dan KODIM Kolaka Perkuat Hunian Layak serta Akses Kesehatan Warga

23 Agustus 2026 - 18:31 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

PKB ke-22 PT Vale, Menjaga Titik Temu Perusahaan dan Karyawan

19 Agustus 2026 - 14:47 WITA

Syarifuddin Tundreng Resmi Pimpin USN Kolaka, Kampus Didorong Makin Adaptif dan Berdampak

18 Agustus 2026 - 13:30 WITA

Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga

12 Agustus 2026 - 15:34 WITA

Trending di Bisnis