Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Bisnis

“Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis

badge-check


 “Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Raut wajah lega tampak dari Siti (29), seorang ibu hamil yang duduk di ruang tunggu Puskesmas Baula, Kabupaten Kolaka, Selasa (31/3/2026). Sejak pagi, ia datang untuk memeriksakan kandungannya—kali ini dengan harapan berbeda. Untuk pertama kalinya, ia bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan tanpa harus pergi jauh ke rumah sakit.

“Biasanya hanya diperiksa di puskesmas. Kalau mau ke dokter spesialis, harus ke Rumah Sakit di Kolaka dan itu tidak selalu bisa,” ujarnya pelan.

Hari itu, harapan Siti terjawab. Melalui program Environmental, Social, and Governance (ESG) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), PT Vale Indonesia Tbk menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Puskesmas Baula. Bagi Siti dan puluhan ibu hamil lainnya, layanan ini menjadi kesempatan langka untuk mengetahui kondisi kehamilan mereka secara lebih menyeluruh.

Di ruang pemeriksaan, satu per satu ibu hamil menjalani skrining. Mereka diperiksa, diberi obat jika diperlukan, sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai kondisi kandungan mereka. Tidak sedikit yang baru mengetahui adanya risiko tertentu dalam kehamilannya.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr H Marwan Abbas, SpOG, yang memimpin pemeriksaan hari itu mengatakan bahwa banyak kasus kehamilan berisiko yang sebelumnya tidak terdeteksi.

“Melalui pemeriksaan ini, kita bisa mengetahui lebih awal kondisi ibu dan janin, sehingga bisa segera ditangani. Ini penting untuk mencegah komplikasi,” ujarnya.

Tak hanya memeriksa pasien, Marwan juga berbagi pengetahuan dengan tenaga kesehatan di puskesmas. Ia memberikan arahan kepada bidan dan dokter umum agar penanganan ibu hamil dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Bagi Siti, pengalaman hari itu membawa ketenangan. Ia mengaku sempat khawatir karena sering merasakan keluhan selama kehamilan, tetapi tidak mengetahui penyebabnya secara pasti.

“Tadi sudah dijelaskan, ternyata masih aman, tapi harus lebih dijaga. Saya jadi lebih tenang sekarang,” katanya sambil tersenyum.

Penanggung Jawab Medis PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, dr Fathurrahman, menjelaskan bahwa program ini memang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya ibu hamil di wilayah sekitar operasional perusahaan.

“Kami ingin mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat. Tidak semua ibu hamil memiliki akses mudah ke rumah sakit, sehingga kehadiran dokter spesialis di puskesmas menjadi sangat penting,” ujarnya.

Menurut dia, program ESG KIA ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Vale dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

Kehadiran layanan ini, lanjut Fathurrahman, tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga pada ketenangan keluarga. Banyak peserta pemeriksaan merupakan keluarga pekerja maupun masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kalau ibu dan anak sehat, keluarga menjadi lebih tenang. Ini juga berdampak pada produktivitas masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

Program ini telah dijadwalkan berlangsung beberapa kali di wilayah pemberdayaan, termasuk di Puskesmas Baula dan Puskesmas Pomalaa, dan direncanakan akan diperluas ke kecamatan lain.

Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di sejumlah daerah, kehadiran dokter spesialis di tingkat puskesmas menjadi harapan baru. Bagi Siti, dan banyak ibu lainnya, layanan ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, melainkan juga rasa aman dalam menanti kelahiran buah hati.

“Semoga program seperti ini terus ada, supaya kami tidak lagi khawatir selama hamil,” ujar Siti.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik

31 Juli 2026 - 17:39 WITA

Produksi Pulih, Laba PT Vale Melonjak; Hilirisasi Nikel Masuk Fase Penentu

30 Juli 2026 - 11:08 WITA

Pekan Raya ANTAM Jadi Etalase UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal Kolaka

29 Juli 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Semangat Tangguh dan Bertanggung Jawab, PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel

27 Juli 2026 - 11:08 WITA

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:03 WITA

Trending di Bisnis