Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

PT Ceria Serahkan Bantuan Motor Sampah untuk KPLW, Wujud Komitmen pada Lingkungan Sekitar Operasi

badge-check


 PT Ceria Serahkan Bantuan Motor Sampah untuk KPLW, Wujud Komitmen pada Lingkungan Sekitar Operasi Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKAPT Ceria Nugraha Indotama memberikan bantuan motor sampah pada Kelompok Pemerhati Lingkungan Wolo (KPLW), serangkaian Milad pertama Macaka Group, Rabu (14/01/2025) di Desa Pondrewaru, Kecamatan Wolo, kabupaten Kolaka.

Direktur Operasional PT Ceria Nugraha Indotama, Yusram Rantesalu mengatakan, PT Ceria memberikan bantuan motor sampah pada KPLW untuk mempercepat proses pengambilan sampah yang ada pada masyarakat untuk diserahkan kepada bank sampah.

“Kami berharap kelompok pemerhati lingkungan tidak hanya ada satu di Kecamatan Wolo, tapi bisa setiap desa, sehingga persoalan sampah dapat teratasi dengan baik,” harap Yusram.

Menurut Yusram, isu tambang selama ini selalu menjadi perhatian pemerhati lingkungan, khususnya berkaitan sampah yang melimpah dan bagaimana penanganannya. Sebelumnya, semua sampah dikumpulkan kemudian dibawah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Patioso yang ada di Kecamatan Latambaga yang jaraknya sangat jauh dari Wolo, serta biaya pengangkutan yang cukup mahal.

Namun dengan keberadaan KPLW, permasalah sampah mulai teratasi dengan adanya bank sampah. Diharapkan apa yang dilakukan KPLW dapat dijadikan contoh dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kolaka.

“Kedepan kita berharap permasalahan sampah di Kecamatan Wolo menjadi zero. Semoga ini bisa terwujud,” harapnya.

Yusram juga menyampaikan kesyukurannya sampah berupa karung yang selama ini digunakan di PT Ceria dan dibuang, ternyata dimanfaatkan dengan cara daur ulang oleh KPLW, sehingga sampah tersebut kembali bisa digunakan, sehingga bukan hanya dapat menanggulangi permasalah sampah, tapi dapat meningkatkan penghasilan masyarakat lingkar tambang.

“Membuang sampah sembarang akan menghancurkan lingkungan. Salah satu bentuk mencintai tanah air adalah menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Yusram mengungkapkan, PT Ceria sangat eksis dalam menjaga lingkungan dan senantiasa menjaga sampah. Salah satunya tidak membolehkan karyawan maupun mitra menggunakan kotak makanan dari bahan plastik atau karton, tapi menganti dengan tempat makanan yang bisa digunakan berulang-ulang seperti tupperware.

Dewan pembina KPLW, Ansar pada kesempatan itu memberikan apresiasi dan penghargaan kepada PT Ceria, sebab apa yang mereka capai selama ini tidak lepas dari keberadaan PT Ceria. KPLW tidak akan terbentuk jika PT Ceria tidak ada dan senantiasa memberikan support.

Terkait program daur ulang, Ansar menyampaikan bahwa selama satu tahun mereka telah mencuci ulang karung bekas dari PT Ceria sebanyak 270 – 280 ribu karung bekas. Jika di uangnya sudah mencapai Rp 280 juta dan itu dinilai pencapaian yang biasa.

“Salah satu perusahaan yang memanfaatkan kembali limbah karungnya adalah PT Ceria. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Menurut Ansar, daur ulang karung bekas sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar tambang yang tidak menjadi karyawan PT Ceria. Bahkan ada keluarga yang mencuci ulang karung bekas sebanyak 6 ribu, sehingga dapat menambah penghasilan keluarganya.

Begitupun berkaitan bank sampah, Ansar berharap Ibu-ibu setiap hari dapat mengumpulkan sampah dan menjualnya di bank sampah.

Sementara kepala Desa Pondrewaru, Edi Suldasir juga memberikan apresiasi atas bantuan motor sampah yang diberikan PT Ceria melalui program PPM, sehingga kedepan penanganan persoalan sampah di daerahnya semakin teratasi.

“Semoga dengan keberadaan motor sampah, kita bisa menjaga lingkungan yang berkesinambungan,” kata Edi Suldasir.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis