Menu

Mode Gelap
Nilai KLA Anjlok: Pemda Kolaka Kebut Perbaikan Data Instrumen Penilaian Evaluasi Mandiri Tahun Ini  Dekan FKIP Jadi Pendaftar Pertama, Pilrek USN Kolaka Mulai Panas Pakar UHO Mendaftar, Kontestasi Pilrek USN Kolaka Kian Dinamis Mencapai Puncak Akademik: Jejak Nur Ihsan Sebagai Guru Besar Pertama yang Lahir dari Rahim USN Kolaka “Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis Langkah Nyata PT Vale Atasi Stunting, Hadirkan Layanan Dokter Spesialis di Puskesmas Pomalaa

Berita Terkini

Berharap Kualitas Hasil Pertanian Membaik, PT Vale Bangun Jaringan Perpipaan

badge-check


 Berharap Kualitas Hasil Pertanian Membaik, PT Vale Bangun Jaringan Perpipaan Perbesar

SIBERKITA.COM, MALILI–PT Vale Indonesia Tbk kembali menunjukkan komitmennya untuk memajukan sektor pertanian dengan menyalurkan berbagai bantuan kepada petani.

Kali ini Kelompok Tani Padaidi, Desa Laskap, Kecamatan Malili menjadi sasaran penerima bantuan yang disalurkan PT Vale. Bantuan kepada kelompok tani tersebut dalam bentuk pembangunan irigasi perpipaan sistem pemompaan.

Pembangunan irigasi tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)) dan Pelaksanaan Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) PT Vale, di Kawasan penunjang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu di kawasan tersebut juga dilakukan pelatihan pertanian organik sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan terbangunnya irigasi, masyarakat Desa Laskap akhirnya menikmati irigasi terhitung sejak Minggu (17/04).
Irigasi itu mampu mengairi kawasan persawahan hingga 30 hektar.

Supriadi, yang juga ketua kelompok tani Padaidi mengungkapkan, irigasi yang dibangun oleh PT Vale sangat terasa manfaatnya bagi petani Desa Laskap.

Itu karena membantu pengairan sawah yang selama ini kekurangan air karena tidak adanya fasilitas penunjang irigasi yang memadai.

Lebih jauh Supriadi mengungkapkan, pengoperasian mesin pompa air yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA sampai dengan pukul 23.00 wita, atau sekira 12 jam, dengan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar hingga 7 liter.

Dengan selesainya pembangunan jaringan perpipaan, Supriadi memastikan pihaknya masih akan melakukan simulasi perhitungan biaya operasional untuk memastikan seberapa besar kebutuhan BBM untuk mengairi seluruh sawah milik kelompok tani.

Itu karena mengingat penggunaan fasilitas irigasi tersebut baru mengairi area sawah miliknya sendiri.

Dikatakan Suotiadi, pengairan tersebut nantinya akan dimanfaatkan dua kelompok tani Laskap dengan luasan lahan 30 hektar dan 12 kelompok tani Pongkeru dengan luasan lahan 120 hektar.

Senior Manager Social Development Program (SDP) Ardian Putra berharap fasilitas yang diberikan PT Vale untuk Kawasan pertanian di kecamatan Malili dapat membawa manfaat besar untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian pada wilayah pemberdayaan PT Vale.

”Semoga memberi manfaat besar karena di sekitar wilayah pemberdayaan PT Vale, sentra pertanian unggulan selain berada Mahalona dan Wasuponda juga ada di area Malili. Makanya program tersebut dihadirkan, apalagi animo petani tinggi dalam belajar teknis budidaya, ” ujarnya.(eat)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Capai Peringkat Risiko ESG Terbaik, PT Vale Indonesia Masuk Daftar 15 Perusahaan Pertambangan Berisiko Terendah di Dunia

12 November 2025 - 21:05 WITA

Angkat Lebih dari 56 Ton Sampah dari Sungai Cipinang, PT Vale Bersama KLHK Wujudkan Kolaborasi Nyata Menuju Air Bersih dan Kota Berdaya

21 Oktober 2025 - 16:10 WITA

Kejati Sultra dan PWI Silaturahmi Merawat Kolaborasi 

8 Agustus 2025 - 19:11 WITA

KADIN Kolaka Komitmen Dukung Smelter Anak Bangsa

16 Juli 2025 - 17:58 WITA

Gelar Penyuluhan PTSL 2025, Kepala BPN Kolaka Tekankan Pembangunan Zona Integritas 

6 Juli 2025 - 20:41 WITA

Trending di Berita Terkini