Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Kolaka

Prestasi Baru RSBG Kolaka, Lakukan Empat Tindakan Operasi Pertama di Sultra

badge-check


 Prestasi Baru RSBG Kolaka, Lakukan Empat Tindakan Operasi Pertama di Sultra Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kabupaten Kolaka membuat satu prestasi yang luar biasa di bidang kedokteran, dengan menghadirkan 4 (empat) tindakan operasi yang merupakan kali pertama dilakukan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Alhamdulillah kami bisa menghadirkan empat tindakan operasi di RSBG Kolaka. Ini merupakan prestasi di Kabupaten Kolaka, yang mana operasi ini pertama kali dibuat di Sultra), dengan estimasi lama operasi 6-10 jam,” kata Plt. Direktur RSBG Kolaka, H Agus Suyanto, Senin (12/01/2026).

Empat prosedur tindakan operasi yang pertama kali dilakukan adalah, pertama tindakan Gastrektomi, yakni operasi pengangkatan lambung yang bisa dilakukan subtotal atau total. Ini juga paling sering dilakukan karena kanker lambung, serta bisa juga karena perdarahan berat atau komplikasi lain.

Kedua tindakan Triplebypass, dimana tiga jalur aliran makanan/empedu dibuat atau dialihkan. Biasanya mencakup, Bypass lambung, bypass duodenum dan bypass aliran empedu/pankreas.

Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin meninjau langsung kondisi pasien RSBG Kolaka yang tengah menjalani masa pemulihan pasca operasi.

Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin meninjau langsung kondisi pasien RSBG Kolaka yang tengah menjalani masa pemulihan pasca operasi.

“Tujuan dari tindakan triplebypass adalah mengalihkan makanan langsung ke usus halus, serta mengurangi tekanan, refluks empedu, dan komplikasi pasca operasi,” ungkapnya.

Ketiga tindakan Roux-en-Y, yakni teknik rekonstruksi usus setelah lambung diangkat, dengan cara Esofagus disambungkan ke jejunum, serta membentuk huruf Y. Tujuannya mencegah refluks empedu ke esofagus dan memungkinkan pencernaan tetap berlangsung.

Keempat, tindakan Braun yakni sambungan tambahan antara, usus pembawa empedu ↔ usus pembawa makanan. Dibuat di bawah anastomosis utama, dengan fungsi utama, mengurangi refluks empedu, mengurangi mual, muntah, dumping syndrome, serta memperlancar aliran empedu.

“Adapun tindakan Anestesi yang digunakan adalah CEGA (Combined Epidural Genaral Anesthesia) dengan post operasi persiapan ICU,” katanya.

Agus menegaskan, dengan adanya empat tindakan operasi yang sudah bisa dilakukan di RSBG Kolaka, masyarakat Kolaka dan sekitarnya sudah tidak perlu jauh-jauh lagi ke Rumah Sakit di Kota Makassar. Begitupun RS Bahteramas Kendari sudah bisa merujuk pasiennya di RSBG Kolaka.

“Kami menghadirkan tindakan operasi di RSBG Kolaka ini atas arahan dan dukungan Bupati Kolaka yang begitu peduli pada kesehatan masyarakatnya,” kata Agus Suyanto. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik

31 Juli 2026 - 17:39 WITA

Rotasi 32 ASN, Bupati Kolaka Tekankan Jabatan sebagai Amanah Pelayanan Publik

23 Juli 2026 - 19:15 WITA

RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola

23 Juli 2026 - 18:05 WITA

Kolaborasi ANTAM dan Pemda Kolaka, Perkuat SDM Masyarakat Lewat Pelatihan PUSPAGA

22 Juli 2026 - 21:23 WITA

Mahasiswa KKN USN Kolaka Gandeng Warga Wujudkan Program Berbasis Kebutuhan Desa Pokurumba

22 Juli 2026 - 16:09 WITA

Trending di Bombana