Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kolaka

Prestasi Baru RSBG Kolaka, Lakukan Empat Tindakan Operasi Pertama di Sultra

badge-check


 Prestasi Baru RSBG Kolaka, Lakukan Empat Tindakan Operasi Pertama di Sultra Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kabupaten Kolaka membuat satu prestasi yang luar biasa di bidang kedokteran, dengan menghadirkan 4 (empat) tindakan operasi yang merupakan kali pertama dilakukan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Alhamdulillah kami bisa menghadirkan empat tindakan operasi di RSBG Kolaka. Ini merupakan prestasi di Kabupaten Kolaka, yang mana operasi ini pertama kali dibuat di Sultra), dengan estimasi lama operasi 6-10 jam,” kata Plt. Direktur RSBG Kolaka, H Agus Suyanto, Senin (12/01/2026).

Empat prosedur tindakan operasi yang pertama kali dilakukan adalah, pertama tindakan Gastrektomi, yakni operasi pengangkatan lambung yang bisa dilakukan subtotal atau total. Ini juga paling sering dilakukan karena kanker lambung, serta bisa juga karena perdarahan berat atau komplikasi lain.

Kedua tindakan Triplebypass, dimana tiga jalur aliran makanan/empedu dibuat atau dialihkan. Biasanya mencakup, Bypass lambung, bypass duodenum dan bypass aliran empedu/pankreas.

Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin meninjau langsung kondisi pasien RSBG Kolaka yang tengah menjalani masa pemulihan pasca operasi.

Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin meninjau langsung kondisi pasien RSBG Kolaka yang tengah menjalani masa pemulihan pasca operasi.

“Tujuan dari tindakan triplebypass adalah mengalihkan makanan langsung ke usus halus, serta mengurangi tekanan, refluks empedu, dan komplikasi pasca operasi,” ungkapnya.

Ketiga tindakan Roux-en-Y, yakni teknik rekonstruksi usus setelah lambung diangkat, dengan cara Esofagus disambungkan ke jejunum, serta membentuk huruf Y. Tujuannya mencegah refluks empedu ke esofagus dan memungkinkan pencernaan tetap berlangsung.

Keempat, tindakan Braun yakni sambungan tambahan antara, usus pembawa empedu ↔ usus pembawa makanan. Dibuat di bawah anastomosis utama, dengan fungsi utama, mengurangi refluks empedu, mengurangi mual, muntah, dumping syndrome, serta memperlancar aliran empedu.

“Adapun tindakan Anestesi yang digunakan adalah CEGA (Combined Epidural Genaral Anesthesia) dengan post operasi persiapan ICU,” katanya.

Agus menegaskan, dengan adanya empat tindakan operasi yang sudah bisa dilakukan di RSBG Kolaka, masyarakat Kolaka dan sekitarnya sudah tidak perlu jauh-jauh lagi ke Rumah Sakit di Kota Makassar. Begitupun RS Bahteramas Kendari sudah bisa merujuk pasiennya di RSBG Kolaka.

“Kami menghadirkan tindakan operasi di RSBG Kolaka ini atas arahan dan dukungan Bupati Kolaka yang begitu peduli pada kesehatan masyarakatnya,” kata Agus Suyanto. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka

24 Agustus 2026 - 13:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Trending di Bisnis