Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu

Kolaka

Prestasi Baru RSBG Kolaka, Lakukan Empat Tindakan Operasi Pertama di Sultra

badge-check


 Prestasi Baru RSBG Kolaka, Lakukan Empat Tindakan Operasi Pertama di Sultra Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kabupaten Kolaka membuat satu prestasi yang luar biasa di bidang kedokteran, dengan menghadirkan 4 (empat) tindakan operasi yang merupakan kali pertama dilakukan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Alhamdulillah kami bisa menghadirkan empat tindakan operasi di RSBG Kolaka. Ini merupakan prestasi di Kabupaten Kolaka, yang mana operasi ini pertama kali dibuat di Sultra), dengan estimasi lama operasi 6-10 jam,” kata Plt. Direktur RSBG Kolaka, H Agus Suyanto, Senin (12/01/2026).

Empat prosedur tindakan operasi yang pertama kali dilakukan adalah, pertama tindakan Gastrektomi, yakni operasi pengangkatan lambung yang bisa dilakukan subtotal atau total. Ini juga paling sering dilakukan karena kanker lambung, serta bisa juga karena perdarahan berat atau komplikasi lain.

Kedua tindakan Triplebypass, dimana tiga jalur aliran makanan/empedu dibuat atau dialihkan. Biasanya mencakup, Bypass lambung, bypass duodenum dan bypass aliran empedu/pankreas.

Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin meninjau langsung kondisi pasien RSBG Kolaka yang tengah menjalani masa pemulihan pasca operasi.

Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin meninjau langsung kondisi pasien RSBG Kolaka yang tengah menjalani masa pemulihan pasca operasi.

“Tujuan dari tindakan triplebypass adalah mengalihkan makanan langsung ke usus halus, serta mengurangi tekanan, refluks empedu, dan komplikasi pasca operasi,” ungkapnya.

Ketiga tindakan Roux-en-Y, yakni teknik rekonstruksi usus setelah lambung diangkat, dengan cara Esofagus disambungkan ke jejunum, serta membentuk huruf Y. Tujuannya mencegah refluks empedu ke esofagus dan memungkinkan pencernaan tetap berlangsung.

Keempat, tindakan Braun yakni sambungan tambahan antara, usus pembawa empedu ↔ usus pembawa makanan. Dibuat di bawah anastomosis utama, dengan fungsi utama, mengurangi refluks empedu, mengurangi mual, muntah, dumping syndrome, serta memperlancar aliran empedu.

“Adapun tindakan Anestesi yang digunakan adalah CEGA (Combined Epidural Genaral Anesthesia) dengan post operasi persiapan ICU,” katanya.

Agus menegaskan, dengan adanya empat tindakan operasi yang sudah bisa dilakukan di RSBG Kolaka, masyarakat Kolaka dan sekitarnya sudah tidak perlu jauh-jauh lagi ke Rumah Sakit di Kota Makassar. Begitupun RS Bahteramas Kendari sudah bisa merujuk pasiennya di RSBG Kolaka.

“Kami menghadirkan tindakan operasi di RSBG Kolaka ini atas arahan dan dukungan Bupati Kolaka yang begitu peduli pada kesehatan masyarakatnya,” kata Agus Suyanto. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah

4 November 2026 - 22:23 WITA

Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa

4 November 2026 - 18:37 WITA

Kejari Kolaka Pulihkan Pajak Mineral Bukan Logam dan Bantuan Rp 18 Miliar, Perkuat Pendapatan Daerah

4 November 2026 - 10:57 WITA

Program JAGAT Jangkau 12 Kecamatan, Kejari Kolaka Dorong Perlindungan Hukum bagi Guru

4 November 2026 - 10:44 WITA

RSUD Wasasi Wasabenggali Beroperasi, Mendekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Pomalaa

2 November 2026 - 23:14 WITA

Trending di Kolaka